Iklan DPRD Samarinda

KPU Samarinda Gelar Simulasi Perhitungan Ulang Surat Suara DPR-RI

Rubrik : Samarinda | Topik : KPU Samarinda | Terbit : 19 June 2024 - 22:00

KPU Samarinda Gelar Simulasi Perhitungan Ulang Surat Suara DPR-RI
Proses Simulasi perhitungan Surat suara yang dilakukan KPU Kota Samarinda, Rabu (19/6/2024) siang (Kaltimnews.co/Arief)

KALTIMNEWS.CO, Sejumlah petugas nampak sibuk melakukan perhitungan suara ulang di Aula  KPU Kota Samarinda, Rabu (19/6/2024) siang kegiatan ini digelar dalam rangka simulasi perhitungan ulang yang bakal dilakukan Komisi Pemilihan Umum di 9 kabupaten kota di Kalimantan Tiimur (Kaltim).
Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat yang ditemui media ini mengatakan,   bn bahwa kegiatan tersebut sengaja dilakukan pihaknya guna mengetahui durasi waktu yang diperlukan dalam melakukan perhitungan jumlah surat suara tingkat DPR-Ri di 41 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 10 kecamatan Samarinda.

"Ini kami lakukan untuk mengetahui waktu yang diperlukan KPU sedalam melakukan perhitungan ulang surat suara yang nantinya digelar pada 26 Juni mendatang," ujar Firman.

Firman menyebutkan bahwa simulasi yang digelar pihaknya tersebut terbilang penting, mengingat dengan simulasi yang dilakukan tersebut pihaknya nantinya dapat mengetahui durasi waktu yang diperlukan dalam melakukan perhitungan setiap kotak surat suara.

"Ini Penting kami lakukan mengingat dengan simulasi ini kami nantinya paling tidak akan mengetahui jumlah waktu yang akan digunakan dalam melakukan perihal tersebut, mengingat sekarang ini kami di KPU Kota Samarinda atau Kabupaten Kota juga dihadapkan dengan proses tahapan pilkada yang kini sementara berjalan," sebut Firman.

Terkait tempat sendiri , Firman mengaku hingga sekarang ini masih melakukan koordinasi dengan pihak sekretariat KPU Kota Samarinda.
"Yang pastinya kami membutuhkan tempat yang agak luas dan aman dalam melakukan perhitungan ulang tersebut," imbuhnya.
"intinya perhitungan ini kami harus selesaikan sebelum batas waktu yang telah ditentukan yakni pada 26 Juni mendatang, oleh karena itu hingga sekarang ini kami juga menunggu instruksi dari KPU Kaltim terkait teknis pelaksanaan perhitungan tersebut apakan berbentuk panel atau tidak," lanjutnya. (*)

  • Penulis : Arief
  • Editor : Redaksi Kaltimnews