Polresta Samarinda Sita 1 KG Sabu Bernilai Miliaran Rupiah

Editorial: Arief Kaseng / Foto: Arief Kaseng

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Jajaran Satuan Polresta Samarinda, kembali mengungkap dan menangkap terduga pelaku tindak pidana penyalahgunaan Narkoba jenis Sabu, dari seorang laki-laki berinisial ZA (34) yang beralamat di Jalan Hasan Basri, Gang 01, Kelurahan Bandara, Sungai Pinang, Samarinda, Rabu (4/12/2018) malam.

Wakapolresta Samarinda AKBP Dedi Agustono, yang ditemui media ini di gedung Polresta Samarinda Jl. Slamet Riyadi No.1 Samarinda, Kamis (6/12/2018) Siang, mengatakan, ZA ditangkap di Jl Ring Road depan perumahan Royal Regency, Kelurahan Air putih, Samarinda Ulu, dengan barang bukti 1 Poket Sabu Seberat 1.023,8 Gram/Brutto yang bernilai miliaran rupiah, beserta 2 buah plstik bening, dan 1 bungkus teh merek guanyinwang. Selain itu kata dia pihaknya juga turut mengamankan 1 buah tas coklat merek Bluffer, 1 unit Hp android merek Samsung dan 1 sepeda motor Yamaha Mio Soul KT 6832 RE warna orange.

Penangkapan ini bermula saat anggota Polresta Samarinda mendapat laporan dari masyarakat bahwa di Jl Ring road tepatnya di depan perum Regency sering di jadikan sebagai tempat transaksi Narkoba, mendapat perihal tersebut anggota kami langsung ke TKP. Dan setelah melakukan penyelidikan terlihat 1 unit motor dengan plat KT 6832 RE yang dikendarai oleh 2 orang laki-laki berhenti didepan TKP yang di maksud.

“Saat itu, Salah satu dari dua orang tersebut turun dari motor kemudian berjalan mengarah ke taman yang beruliskan Royal Regency, dan terlihat mengambil 1 buah tas berwarna coklat. Namun saat anggota mendatangi lelaki tersebut tiba-tiba meletakkan kembali tes tersebut,” ungkap Dedi.

Anggota Kepolisian kemudian langsung melakukan penggeledahan terhadap laki-laki tersebut. “Saat itu anggota kami meminta kepada ZA untuk membuka isi tas yang sebelumnya di ambil kemudian di letakkan kembali. Pada saat di buka terlihat 1 Poket narkotika jenis sabu seberat 1.032,8 Gram yang dibungkus berlapis,” jelas Dedi.

Atas temuan tersebut ZA dan salah seorang temannya kemudian digelandang ke Mapolresta Samarinda untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. ZA terancam hukuman sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 112 dan atau Pasal 114 ayat. (*)

Anda mungkin juga berminat