Rudi Mas’ud : Kwalitas SDM Kaltim Masih Tertinggal Jauh dari Daerah Lain

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Organisasi Pendiri Partai Golkar Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia yang lebih sering disebut dengan SOKSI Sabtu (4/8/2018) malam mengelar acara Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) IV Dewan pimpinan Daerah (Dapidar) XIII. Acara yang dihelat di Hotel Bumi Senyiur itu dihadiri Wakil Ketua Umum, Soksi Ahmadi Noor Sufid. Selain Noor Sufid, juga nampak hadir Calon Ketua Soksi Rudi Mas’ud dan Ketua OC Musdalub DPD XIII SOKSI Kaltim Arief Rahman Hakim.

kepada awak media, Ahmadi Noor Sufid mengatakan jika kegiatan yang diklakukan pihaknya malam itu merupakan acara pembukaan dari Musdalub yang akan di helat minggu (5/82018) pagi. Dalam muda lub itu sendiri nantinya Soksi akan memilih pemimpin Soksi kaltim yang naru menggantikan posisi yang kini diduduki oleh Hatta Zainal.

“Malam ini merupakan awal kegiatan dalam arti kata adalah pembukaan dari acara musdalub yang akan di helat Minggu pagi, dengan tujuan utama memilih ketua baru untuk soksi Kaltim,” katanya.

Terpisah Calon kuat Ketua Soksi Kaltim Rudi Mas’ud mengatakan jika dirinya siap memimpin Soksi kaltim kedepan. “Jika itu amanah yang harus saya jalankan maka saya siap memangku jabatan itu,”katanya.

Disinggung tentang pekerjaan yang akan dihadapi pria yang berlatar belakang Bisnis ini mengaku jika PR utamanya yakni membangun Kaltim dari sisi kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini kata dia sangat ironis mengingat Sumber Daya Alam (SDA) di Kaltim yang begitu melimpah namun berbanding terbalik dengan kwalitas Pendidikan yang didapatkan para putra daerahnya.

“Kaltim ini kaya dengan Sumber Daya Alam, namun hal itu berbanding terbalik dengan kwalitas SDMnya oleh karena itu kedepan-nya PR utama kami bagai mana SDM ini bisa ikut bersaing dengan SDM dari daerah lain khususnya di tingkat nasional,” ujarnya.

Untuk mencapai tahapan tersebut, kedepan pihaknya akan melaksanakan pembenahan dengan melakukan koordinasi dengan 10 dewan pimpinan kabupaten kota. “Kami dari Kaltim untuk Indonesia, Artinya kami akan menampung seluruh aspirasi warga Kaltim di Senayan nantinya, kami sadar bahwa membangun Kaltim bukan hanya melalui sumber daya alam, akan tetapi sebelum membangun sumber daya alamnya Kaltim terlebih dahulu harus membangun SDM-nya terlebih dahulu khususnya pada tingkat pendidikan,” terangnya.

“Kalau kita lihat kegiatan nasional seperti penerimaan Akpol, Akmil, Kaltim selalu mendapatkan perolehan yang paling sedikit lantaran tingkat pendidikan SDM nya paling tertinggal dari daerah lainnya,” Sambungnya. (*)