Dinas Kominfo Kukar
TRENDING

Dibuka Secara Remi Melalui Virual, MTQ di Samarinda Dikuti Ratusan Peserta

Walikota Jaang: Ini Kali Terakhir Saya Membuka MTQ

Advetorial - on 8/11/20 Dibuka Secara Remi Melalui Virual, MTQ di Samarinda Dikuti Ratusan Peserta
Walikota Samarinda, Syaharie Jaang didampingi anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fokoorpimda) membuka secara daring MT@ Ke-42 Kota Samarinda, Selasa (03/11/2020). (Foto Istimewa)

 banner-baru-Kominfo-Samarinda.

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Musabaqah tilawatil Qur’an ke-42 Kota Samarinda yang dilaksanakan dalam masa pandemi COVID-19 secara resmi dibuka Walikota Samarinda, Syaharie Jaang secara daring menggunakan zoom di aula Serba Guna Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Samarinda, Selasa (03/11/2020) lalu.

Untuk mencegah adanya kerumunan pelaksanaan MTQ juga disebar berdasarkan nomor yang dilombakan dibeberapa tempat, misalnya ada yang di SMPN 4 Samarinda, SMPN 5 Samarinda, SMAN 3 Samarinda, SMAN 5 Samarinda, serta lokasi pembukaan MTQ ke 42, MAN 1 Samarinda.

Syaharie Jaang yang tahun ini adalah tahun terakhirnya sebagai walikota, dalam sambutannya menyatakan merasa bahagia dan terharu membuka MTQ tahun ini.

“Ini kali terakhir saya membuka MTQ, mudahan ke depannya saya bisa menghadiri sebagai warga biasa,” ucapnya.

Walikota dan istri juga menyampaikan kata mohon pamit kepada kyai, ustaz, dan tokoh agama. Semoga kita bertemu dalam suasana MTQ selanjutnya dengan kondisi normal.

MTQ diikuti peserta dari 10 kecamatan yakni, Samarinda Utara 37, Sungai Pinang 52, Samarinda Ilir 41, Sambutan 39, Samarinda Kota 35, Samarinda Ulu 39, Sungai Kunjang 36, Samarinda Seberang 17, Loa Janan Ilir 39, Palaran 45.

Total qori dan qoriah yang akan berlomba jadi yang terbaik di 20 cabang, termasuk Tilawah, Hafalan Quran, dan Tafsir Quran sebanyak 380 orang, didampingi 27 orang official.

Sementara itu Camat Samarinda Ulu sekaligus Ketua Panitia MTQ ke 42, Muhammad Fahmi melaporkan bahwa penyelenggaraan MTQ ke 42 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“MTQ akan berlangsung hingga 7 November mendatang,” ucap Fahmi.

Menurutnya, di era globalisasi saat ini menuntut umat muslim untuk meningkatkan kesadaran pada Alquran keimanan pada Allah SWT. (*)

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Pemkot Samarinda