Dinas Kominfo Kukar
TRENDING

KPU Samarinda Tentukan 24 Jumah Undangan Pada Debat Jilid Dua

Najib Enggan Menyebutkan Moderator Debat, Katanya Biar Menjadi Kejutan

Advetorial - on 10/11/20 KPU Samarinda Tentukan 24 Jumah Undangan Pada Debat Jilid Dua
Komisioner KPU Kota Samarinda Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipan Masyarakat dan SDM, M. Najib -- www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

 Banner-KPU-Samarinda.

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Komisi Pemiluhan Umum Kota Samarinda (KPU Samarinda) telah menetapkan waktu pelaksanaan Debat Paslon jilid dua. Acara yang rencananya akan dihelat di Hotel Mercure pada Selasa (11/11/2020) esok tersebut akan dibagi dalam enam segmen dan membahas tiga isu strategis seperti, Persoalan Infrastruktur, Narkoba dan Pelayanan Publik.

Kepada kaltimnews.co Komisioner KPU Kota Samarinda Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipan Masyarakat dan SDM, M. Najib, mengatakan, pelaksanaan dan mekanisme pelaksanaan sudah disampaikan jauh hari sebelum debat pertama.

Selain itu Najib, sapaan akrabnya mengatakan bahwa pihaknya telah mengundang sejumlah Liason Officer (LO) pada Minggu (8/11/2020) kemarin guna membahas masalah pembatasan jumlah pendukung yang hadir di dalam acara debat. Selain LO Najib juga mengatakan jika pada kesempatan tersebut pihaknya juga ikut mengundang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Samarinda, Personil Kepolisian, pihak TVRI dan Event Organizer (EO) selaku penyelenggara untuk membedah pelaksanaan teknisnya.

“Untuk moderator dudah kami tentukan siapa orangnya. Terkait nama biar itu menjadi surprise alias kejutanlah,” ujar Najib.

Menurutnya peran moderator lebih kepada pemandu acara. Sebab, isi pertanyaan yang digodok oleh tim penyusun dirahasiakan dan hanya akan dikeluarkan waktu pelaksanaan debat nanti.

“Pertanyaan akan dikeluarkan waktu debat, dan kami undi lewat amplop dan dipilih paslon. Untuk moderator, sementara kami keep dulu, yang jelas moderatornya beda dan baru daripada yang kemarin. Kisi-kisinya, dia perempuan,” beber Najib.

Sebagai antisipasi. Ia juga mengatakan bahwa KPU akan ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Tiap orang yang diundang wajib untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, dicek suhu tubuhnya dan disemprot disinefektan ketika memasuki ruangan.

“Jumlah yang datangpun dibatasi. hanya ada 24 orang yang diundang untuk hadir yang terdiri dari 3 pasangan calon dan Timses yang berjumlah masing-masing 6 orang, perwakilan Bawaslu Kota dua orang, serta perwakilan Bawaslu dan KPU Kaltim yang berjumlah masing-masing 2 orang,” jelasnya.

Najib optimis bahwa pelaksanan debat akan berjalan lancar. Sebab hal ini dilakukan sebagai titik tengah upaya pemutusan mata rantai Virus Covid-19. Sembari meyakinkan pemilih sebelum menentukan pilihannya di bilik suara pada 9 desember nanti.

“Jadi jangan lupa menyaksikan di secara Live debat kandidat sesi kedua di channel TVRI, dan Facebook KPU ya,” tutup Najib (*)

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #KPU Samarinda