Dinas Kominfo Kukar
TRENDING

Sejumlah Anggota Dewan Kaltim Pertanyakan Alasan Pemprov Absen dari Rapat Paripurna

Baharuddin Demmu: Kita akan Atur Ulang Jadwal Paripurna Pengesahan KUA PPAS

Advetorial - on 10/11/20 Sejumlah Anggota Dewan Kaltim Pertanyakan Alasan Pemprov Absen dari Rapat Paripurna
Anggota DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu --wwwkaltimnews.co / Foto: Heriman

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Ketidak hadiran pihak eksekutif dalam rapat paripurna pengesahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Platfon Anggaran Sementara (KUA PPAS) murni 2021 yang dijadwalkan Selasa (10/11/2020) siang, mendapat tanggapan beragam dari anggota DPRD Provinsi kalimantan Timur (Kaltim).

Baharuddin Demmu misalnya, ikut mempertanyakan alasan Pemprov Kaltim yang absen pada rapat paripurna yang sudah dijadwalkan bersama tersebut, sejuah ini dirinya menilai berbagai kemungkinan alasan yang menjadi penyebab hingga Pemprov Kaltim tidak hadir lantaran persoalan Multi Years Contrak (MYC). Namun yang pasti kata dia sejauh ini sudah ada surat dari Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK ke Gubernur Kaltim Isran Noor tentang masalah MYC tersebut.

"Ya mungkin masih ada yang harus didiskusikan. Namun yang menyebabkan dia (Pemprov) tidak hadir, membuat kita bertanya-tanya mengingat sejauh ini sudah ada surat Ketua DPRD Kaltim  ke Gubernur Kaltim. Ya kan dia berkirim surat perihal MYC, untuk proyek Fly over Balikpapan dan Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie (RSUD AWS). Mungkin itu yang membuat Pemprov lagi mempelajarin," ungkap Ketua Fraksi PAN tersebut kepada kaltimnews.co yang ditemui di gedung D lantai 1. Selasa (10/11/2020) siang.

Pihaknya pun tidak bisa menilai sikap diam Pemprov Kaltim tersebut. "Gak tau juga, mungkin Pemprov Kaltim ngambek atau bagai mana, intinya absennya mereka (Pemprov) membuat kita bertanya tanya ada apa sebenarnya ," tambah anggota Dewan dari Daerah Pilihan (Dapil) Kutai Kartanegara (Kukar) itu.

Sejatinya, DPRD Kaltim tidak menolak usulan MCY dari Pemprov Kaltim, namun DPRD hanya meminta untuk ditunda hal ini dikarenakan secara prosedur dinilai belum lengkap.

"Jadi sama seperti pernyataan Ketua DPRD, tunda itu ya kami membacanya semua, bahwa inikan belum final juga di komisi III. Berdasarkan info dari sejumlah teman Komisi III, bahwa dokumen terkait MYC ini  belum lengkap. Apakah itu yang menyebabkan mereka tidak hadir, tapi kami kaget saja. Artinya sudah teragenda dengan baik tapi tiba-tiba tidak hadir," paparnya.

Lebih lanjut, Baharuddin Demmu mengatakan usai ketidakhadiran pihak eksekutif, pihaknya belum mengatur jadwal kembali untuk paripurna pengesahan KUA PPAS. "Belum ada pembicaraan lebih lanjut," pungkasnya. (*)

Penulis : Heriman

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #DPRD Kaltim