Luar Biasa, RSUD AM Parikesit Bakal Miliki Alat Terapi Plasma Konvalesen

Martina Yulianti: Ini Bukanlah Terapi Penyembuhan Yang Utama

Ads
Rubrik : Kutai Kertanegara | Topik : Kukar | Terbit : 22 November 2020 - 18:37

Luar Biasa, RSUD AM Parikesit Bakal Miliki Alat Terapi Plasma Konvalesen
Kepala Dinkes Kukar Martina Yulianti -- www.kaltimnews.co / Foto: Kaltimnews

KALTIMNEWS.CO, Kukar – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aji Muhammad Parikesit (AMP) bakal memiliki alat terapi plasma konvalesen. Alat yang memiliki harga sekira Rp700 juta tersebut dibeli dengan menggunakan dana insentif daerah (DID) tambahan sebesar Rp 8 miliar yang ditransfer oleh Kementrian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu- RI).

Alat terapi tersebut dipercaya dapat memberikan terapi pemulihan kepada orang yang terinfeksi virus Corona dengan memanfaatkan plasma dari darah penyintas Covid-19.

"Nama alatnya afaresis. Jadi orang yang merupakan survivor Covid, ringan ataupun berat, diambil darahnya. Kemudian darah tersebut difilter ibaratnya, plasmanya kemudian ditransfusikan kepada orang yang sedang Covid berat," ujar Kepala Dinkes Kukar Martina Yulianti.

Kedepannya kata dia Rumah sakit kebanggaan warga Kukar ini akan dibimbing oleh tim dari Rumah Sakit Umum Pusat dr. Kariadi, Semarang. “Namun untuk diketahui, ini bukanlah terapi penyembuhan yang utama. Sampai saat ini, obat untuk menyembuhkan Covid-19 ini belum ada. Jadi ini bersifat terapi atau imunisasi pasif,” sebutnya.

"Itu salah satu terapi saja, dan bukan terapi utama untuk penyembuhan Covid-19," tandasnya.

Diketahui pula, Dinkes Kukar akan membeli alat Tes Cepat Molekular (TCM) menggunakan dana DID Tambahan, yang akan dioperasionalkan di kecamatan Samboja. (*)

  • Penulis : Arief
  • Editor : Redaksi Kaltimnews