Bappeda Kukar Usulkan Pembangunan Jembatan Penghubung Di Kecamatan Sebulu

Wiyono: Hanya Tersisa 2 Kecamatan Saja Yang Belum Terhubung Melalui Akses Darat

Ads
Rubrik : Kutai Kertanegara | Topik : Kukar | Terbit : 04 December 2020 - 00:00

Bappeda Kukar Usulkan Pembangunan Jembatan Penghubung Di Kecamatan Sebulu
Kepala Bappeda Kukar Wiyono -- www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Kukar – Sejumlah pembangunan infrastruktur jalan kini menjadi proritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim), Sebut saja misalnya pembangunan Interkoneksi antar kecamatan di ibukota kabupaten wilayah yanga di kenal sebagai Kota Raja tersebut kini Sebagian besarnya sudah terhubung.

Kepada kaltimnews.co, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Wiyono menjelaskan bahwa prioritas pemerintah daerah adalah membangun infastruktur penghubung untuk setiap Desa dan Kecamatan yang ada di Kabupaten Kukar. Khususnya akses dari Desa dan Kecamatan ke Ibu Kota Kabupaten memang merupakan proritas utama.

“Yang menjadi prioritas kita itu kita memang menargetkan interkoneksi antar kecamatan di kota ke ibu kota kabupaten, dan Alhamdulillah saat ini sudah sebagian besar itu sudah terhubung melalui akses darat,” ujar Wiyono.

Dikatakan Wiyono hingga saat ini sedikitnya hanya tersisa 2 Kecamatan saja yang belum terhubung melalui akses darat.

“Bappeda Kukar juga telah mengusulkan jembatan penghubung yang diusulkan di Kecamatan Sebulu. Sejauh ini Pemkab Kukar telah mengusahakan pendanaan melalui APBN. Harapannya dengan semakin banyaknya jembatan dan akses darat akan memudahkan dalam distribusi barang dan orang sehingga akan menumbuhkan daya saing ekonomi bagi masyarakat desa,” jelas Wiyono.

“Ketika biaya produksi atau biaya transportasinya tinggikan pasti kita kalah bersaing karena harga kita di tempatnya awal ini murah, tapi karena biaya transportasi yang cukup tinggi sehingga ketika sampai di kota sudah tidak bisa bersaing lagi,” pungkas Wiyono (*)

  • Penulis : Aie Sari
  • Editor : Redaksi Kaltimnews