Muhammad Samsun, Tinjau Akses Jalan Pulau Balang

Ads
Rubrik : Politik | Topik : DPRD Kaltim | Terbit : 15 February 2021 - 17:52

Muhammad Samsun, Tinjau Akses Jalan Pulau Balang
Muhammad Samsun saat meninjau akses jalan Pulau Balang / Foto: Istimewa

Banner-DPRD-Kaltim

\KALTIMNEWS.CO, Pengerjaan jalan pendekat Jembatan Pulau Balang sisi Balikpapan masih butuh banyak dana tambahan,hal ini disebutkan Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Samsun saat mengelar kunjungan kerjanya ke wilayah tersebut.

“Pembebasan lahan kita membutuhkan dana sekitar Rp350 Milyar. Ditambah pengerjaan fisik sekitar Rp900 Milyar. Jadi kurang lebih kita butuh dana Rp1,250 Trilyun (T) untuk rampungkan kedua sisi pendekat,” ungkap Samsun saat dikonfirmasi media ini, Snin (15/2/2021).

Menurut Samsun, Walaupun masih butuh suntikan dana besar, namun pekerjaan besar tersebut harus tetap dikerjakan mengingat potensi jalan pendekat ini menjadi salah satu syarat Jembatan Pulau Balang bisa dilalui nantinya.

“Melihat kondisi keuangan kita perlu beberapa tahun, jadi bertahap kita akan selesaikan,” jelas Wakil Ketua DPRD Kaltim ini.

Lebih jauh, Bendahara DPD PDI Perjuangan Kaltim ini, menyebutkan tahap pertama yang akan dilakukan yakni penentuan jalur jalan pendekat, kemudian dilanjutkan dengan tahap pembebasan lahan yang kemudian dilanjutkan pada pengerjaan fisik.

“Pada prinsipnya masyarakat itu oke saja, yang penting tanah itu dibebaskan, itu aja. Mendukung aja kalau ada pembangunan,” tutur Samsun.

Di twmpat yang sama, UPTD Wilayah I Muhammad Ilyas dalam kesempatan itu memohon dukungan, agar pembangunan akses jalan pendekat kedua sisi di Jembatan Pulau Balang bisa terlaksana lancar.

“Kita doakan mudahan enggak ada kendala,” harap Ilyas.

PPTK pengadaan lahan jalan akses sisi Balikpapan Jembatan Pulau Balang Jeni Carol mengatakan, Wali Kota Balikpapan sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penentuan lokasi pada Desember 2020 lalu.

“Tahapan berikutnya adalah nanti dari Dinas Pekerjaan Umum akan meminta kepada BPN untuk meneruskan. Jadi tahun ini pekerjaannya nanti dibantu BPN dalam identifikasi lahan,” jelas Jeni.

Lebih lanjut Jeni mengatakan, sepanjang jalan pendekat itu ada tanah milik masyarakat maupun milik perusahaan. Karena itu perlu diindentifikasi BPN Balikpapan agar tak menemui masalah dikemudian hari.

“Untuk sisi Balikpapan panjang jalan pendekat kurang lebih 15 Kilometer, lebar bervariasi dari 80 sampai 100 meter,” tandasnya (*)

  • Penulis : Arief
  • Editor : Redaksi Kaltimnews