Warga Desa Sangata Utara, Curhat ke Sutomo Jabir

Mulai Dari Persoalan Beasiswa Hingga Kesejahteraan Guru.

Ads
Rubrik : Politik | Topik : DPRD Kaltim | Terbit : 21 February 2021 - 21:50

Warga Desa Sangata Utara, Curhat ke Sutomo Jabir
Suasana reses anggota DPRD Kaltim, Sutomo Jabir di desa Sangata Utara, Sabtu (20/2/2021) / Foto: Istimewa

Banner-DPRD-Kaltim

KALTIMNEWS.CO, Masyarakat di Desa Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), memertanyakan regulasi penerimaan Beasiswa Kaltim Tuntas kepada Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sutomo Jabir saat dirinya menggelar kegiatan menyerap aspirasi masyarakat (Reses) masa sidang 1 tahun 2021, Sabtu (20/2/2021).  

“Warga ingin kuota maupun kemudahan dalam mendapatkan Beasisswa kaltim Tuntas, lantaran beasiswa tersebut sangat membantu warga dalam hal biaya perkuliahan,” ujar Sutomo jabir dalam pesan Whatsapp kepada kaltimnews.co, Minggu (21/2/2021) malam.

Selain persoalan Beasiswa Anggota DPRD Kaltim dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim ini juga mengatakan sejumlah aspirasi dari kalangan guru sempat ia catat.

“Banyak guru swasta di wilayah tersebut mencari pekerjaan lain, lantaran selama ini mereka (Guru), tidak mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Kesejahteraan masih jauh dari angan-angan, yang berkaibat banyak guru swasta yang lari ke perusahaan untuk kerja sampingan,” beber Sutomo.

Jika hal ini terus terjadi kata dia sudah tentu akan banyak sekolah yang mengalami kekurangan guru.

“Contohnya saja di SMK Hasanuddin dan SMK Muhammadyah, yang sekarang ini muali kekurangan tenaga pendidik,” sebutnya.

“Ada juga yang meminta agar siswa maupun pekerja yang mempunyai kemampuan tertentu agar diberikan lisensi supaya dapat bersaing dengan pekerja yang berasal dari luar baik daerah maupun luar negeri,” tambahnya.

Menurut Sutomo, sejumlah curhatan warga kepada dirinya akan ditindaklanjuti, dirinya mangaku akan terus beroordinasi dengan pemerintah Kabupaten mapun Provinsi Kaltim, agar segala persoalan warga dari dapilnya tersebut bisa terakomodir.

“Segera kita koordinasikan baik ditingkat kabupaten maupun provinsi sehingga apa yang menjadi usulan warga bisa segera terealisasi, khusus kesejahteraan tenaga pendidik ini yang harus diprioritaskan agar bisa fokus mengajar dan mendidik generasi penerus bangsa,” tutur Sutomo Jabir. (*)

  • Penulis : Heriman
  • Editor : Redaksi Kaltimnews