Angkasa Jaya Ingatkan Masalah Banjir Kepada Walikota Baru

Rubrik : Nasional | Topik : Kejati Kaltim | Terbit : 26 February 2021 - 16:20

Angkasa Jaya Ingatkan Masalah Banjir Kepada Walikota Baru
Ketua Komisi III DPRD Samarinda Angakasa Jaya Djoerani / Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Walikota dan Wakil walikota terpilih Andi Harun Rusmadi akhirnya sah menjadi pemimpin kota samarinda, kehadiran pemimpin baru tentunya diharapkan membawa angin segar bagi kota yang dikenal dengan sebutan Kota Tepian ini. Mengingat sekelumit persoaln pelik yang hingga kini belum bisa dituntaskan oleh pemimpin terdahulu.

Malsah banjir misalnya, pesoalan yang satu ini memang menjadi momok warga yang dihadapi saat curah hujan yang cukup tinggi menggutur ibukota Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut. Sejumlah pihak pun ikut mengingatkan kepada walikota dan wakil walikta yang baru saja di lantik oleh Gubernur Kaltim, Isran Noor.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani misalnya, mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda agar serius menangani persoaln banjir tersebut.

“Sekarang ini kita sudah memiliki pemimpin baru, tentunya masalah ini harus menjadi perhatian pokok bagi pemimpin baru tersebut,” ungkap politisi dari partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini saat dihubungi melalui jaringan Whats App, Jumat (26/2/2021) siang.

Menurut Angkasa persoalan bbanjir yang terus terjadi disebabkan oleh sejumlah hal utamanya kebijakan pemerintah yang tidak komprehensif dari hulu ke hilir

“sejatinya tindakan pengentasan banjir itu harus berkelanjutan dan komprehensif dari hulu ke hilir, kalau sekarang ini kan tidak, banyak pembangunan yang dilakukan yang katanya dengan tujuannya untuk mengatasi banjir malah hanya membuat masalah baru,” sebut Angkasa.

Angkasa mencontohkan, kebijakan pembangunan polder yang saat itu dibangun untuk mengatasi masalah banjir.

“Polder yang dibangun tujuannya mengatasi banjir namun kenyataannya apa?, justru banjir bertambah dan ini kan bukan solusi, oleh karena itu kita berharap kepada pemimpin baru ini, nantinya dapat memiliki inisiatif yang jitu dalam penyelesaian banjir tersebut,” terang Angkasa.

“Selain itu kita juga berharap eksekusi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) nantinya, betul-betul terlaksana sesuai harapan, karena kami yakin selama Pemkot Samarinda tidak terjebak dalam kepentingan politiknya, saya pikir waktu dua tahun permasalahan banjir ini dapat diatasi,” pungkasnya (*)

  • Penulis : Arief
  • Editor : Redaksi Kaltimnews