Hasto Kristiyanto: Catur Brata Inspirasi Keheningan Istirahatkan Bumi

Rubrik : Nasional | Topik : Politik | Terbit : 14 March 2021 - 15:00

Hasto Kristiyanto: Catur Brata Inspirasi Keheningan Istirahatkan Bumi
www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Tepatnya hari ini ummat hindu merayakan hari raya nyepi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) ikut mengucapkan selamat hari raya Nyepi kepada seluruh umat Hindu, beserta segenap rakyat Indonesia yang mengambil inspirasi dari perayaan penuh keheningan tersebut.

“Nyepi menghadirkan inspirasi keheningan. Dengan Nyepi bumi beristirahat, dan manusia sebagai ciptaan Tuhan melakukan catur brata, empat larangan tersebut adalah amati karya, amati lelungan, amati lelanguan, dan amati geni. Artinya adalah tidak bekerja, tidak bepergian, tidak bersenang-senang, dan tidak menyalakan api” ujar Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto melalui siaran persnya yang diterima media ini, Minggu (14/3/2021) siang.

Menurutnya, PDI Perjuangan memahami bahwa dengan Nyepi yang diselenggarakan setiap tahun Baru Saka tersebut akan membawa penyucian yang membawa berkah intisari amerta air hidup.

“Dengan merayalan Nyepi dalam hening, maka seluruh alam rasa dan alam pikir menyatu, menyadari ciptaan Tuhan Yang Maha Agung. Karena itulah agama penuh dengan sikap welas asih, sikap meneladani dan mengabdi pada Tuhan yang hakekatnya cinta pada kehidupan, pada keseimbangan seluruh alam raya seisinya agar selalu dalam keadaan damai, penuh toleransi, dan bahagia” sebutnya.

Disebutkan Hasto, sebagai rumah kebangsaan untuk Indonesia Raya, PDI Perjuangan akan menjadikan setiap peringatan hari besar agama, menjadi tonggak penting di dalam membangun semangat kebangsaan guna membumikan Pancasila.

“Di dalam Pancasila, Sila Ketuhanan dijalankan menyatu dengan sila lainnya. Ketuhanan yang menebarkan kebaikan; berbudi pekerti luhur; hormat menghormati dan ketuhanan yang hidup dalam seluruh tradisi berkebudayaan Indonesia sebagai negara kepulaaun, negara agraris, dan negara yang menjadi taman sari dunia” tutur Hasto (*)

  • Penulis : Arief
  • Editor : Redaksi Kaltimnews