Program Bankeu Kaltim 2021 Terhambat, Ini Masalahnya

Ads
Rubrik : Politik | Topik : DPRD Kaltim | Terbit : 18 March 2021 - 22:43

Program Bankeu Kaltim 2021 Terhambat, Ini Masalahnya
Anggota DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry / Foto: Istimewa

Banner-DPRD-Kaltim

KALTIMNEWS.CO, Sejumlah Program Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang kini berjalanan di 10 Kabupaten/Kota pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim Tahun 2021 kini terhambat.

Pasalnya dari 1.200 program yang masuk hanya 200 Program Bankeu Pemprov Kaltim yang dinilai memiliki dokumen administrasi lengkap. Demikian yang disebutkan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim Sarkowi V Zahry kepada media ini, Kamis (18/3/2021) siang.

Menurutnya Sarkowi, jika ribuan program tersebut tidak dilengkapi dengan baik maka bukan tidak mungkin pelaksanaan sejumlah program tersebut akan terhambat dan terlambat. Oleh karenanya Kabupaten/Kota harus melengkapi data seperti salah satu diantaranya yakni DED.

kelengkapan data itu akan turut menentukan cepat tidaknya masuk tahapan eksekusi berikutnya. “Proaktif Kabupaten/Kota melengkapi data sangat diperlukan agar tahapan asistensi bisa dilaksanakan. Mengingat, masih ada proses berikutnya seperti lelang dan lainnya. Jika sampai akhir Maret ini belum asistensi, bisa dibayangkan bulan berapa lagi program itu akan dilaksanakan,” cetus anggota Komisi III DPRD Kaltim ini.

Merujuk pada penjelasan Kepala BPKAD Kaltim, Muhammad Sa’duddin yang menyebutkan, BPKAD sudah memberikan penegasan ke Kabupaten/Kota soal segera dilengkapinya dokumen Bankeu, namun hasilnya belum menggembirakan hingga saat ini.

“Kabupaten/Kota sudah disurati oleh BPKAD, hingga mengirim utusan tapi tetap progresnnya baru 20 persen. Ada juga yang datang ke Pemprov konsultasi, tapi sesudah itu belum ada progres juga,” pungkas (*)

  • Penulis : Arief
  • Editor : Redaksi Kaltimnews