Baharuddin Demmu Ikut Keritik Kinerja Kepemimpinannya Isran-Hadi

Ads
Rubrik : Politik | Topik : DPRD Kaltim | Terbit : 05 April 2021 - 19:00

Baharuddin Demmu Ikut Keritik Kinerja Kepemimpinannya Isran-Hadi
Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Demmu / Foto: Istimewa

banner-DPRD-Kaltim-2021-baru

KALTIMNEWS.CO, Komentar pedas terkait Kaltim Berdaulat yang digagas Gubernur Isran Noor dan pasangannya Hadi Mulyadi, tidak hanya datang dari Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (Bangsa) namun juga dikomentari Baharuddin Demmu dengan nada yang sama.

Demmu menguraikan dari segi anggaran pembangunan dan perawatan jalan milik provinsi mengalami kenaikan walaupun masih belum secara penuh.

Namun janji yang disampaikan oleh Isran-Hadi terkait dengan peningkatan jalan pertanian dinilai masih sangat minim walaupun telah memasuki tahun ke 3. Selain itu Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan mencapai Rp. 32 triliun juga tak kunjung terwujud.

"Karena kalau saat ini kan PAD hanya berkisar Rp5 triliun, nah waktu kampanye nya pak Isran mereka malah menargetkan PAD sebesar Rp32 Triliun akan tercapai," ungkap politisi Partai Amanat Nasional (PAN) saat ditemui dilantai 1 gedung D. Senin (5/4/2021).

Demu menuturkan, Jikapun terdapat sejumlah kendala harusnya pemerintah menguraikan kendala tersebut sehingga bisa bersama dicarikan solusi yang terbaik.

"Kampanye itukan harus dituangkan dalam bentuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), RPJMD nya dituangkan dalam bentuk Rencana Anggaran Kerja Pemerintah Daerah (RAKPD) setelah itu masuk ke APBD, semua itu berkaitan loh, jangan salah," sebutnya.

Dirinya pun menyebutkan terdapat sejumlah masalah yang seharusnya diselesaikan oleh Isran-Hadi seperti komunikasi dengan perwakilan Kaltim yang duduk di Senayan.

"Kalau secara keseluruhan dievaluasi memang ini belum memenuhi target yang pernah diucapkan oleh Gubernur Isran. Nah saya kira jalan provinsi itu bisa mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK), saya berharap upaya Gubernur Isran dapat membangun komunikasi politiknya dengan kawan-kawan di Senayan, begitupun dengan pihak kementrian," cetusnya.

Demu merasa pesimis jika semua lini sektor kemudian mengandalkan APBD Kaltim."Karena kalau semua di cover oleh APBD provinsi, saya kira tidak bakalan sanggup mangingat dalam postur APBD terdapat sejumlah sektor lain yang menjadi komitmen Gubernur Isran," jelasnya.

Kendati demikian Demmu sangat mengapresiasi program beasiswa sedang dijalankan oleh Pemprov sekarang ini. "Kami dari legislatif sangat berterima kasih bahwa dia mampu menjalankan dengan baik," tutupnya. (*)

  • Penulis : Sukirman
  • Editor : Redaksi Kaltimnews