Sutomo Jabir Tanggapi Pertemuan Pemrov Kaltim dengan CNTIC

Ads
Rubrik : Politik | Topik : DPRD Kaltim | Terbit : 05 May 2021 - 18:00

Sutomo Jabir Tanggapi Pertemuan Pemrov Kaltim dengan CNTIC
Anggota DPRD Kaltim Sutomo Jabir (Foto: Istimewa/Kaltimnews.co)

banner-DPRD-Kaltim-2021-baru

KALTIMNEWS.CO, Belum lama ini, tersebar kabar jika sebuah perusahaan asal China, telah bertandang ke Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) dan bertemu dengan Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi. Perusahaan yang bernama China National Technical Import and Export Corporation (CNTIC) tersebut, disebut-sebut bakal berinvestasi di bidang pengembangan pembangkit listrik atau powerplant, dengan penyiapan modal milyaran rupiah.

Senter Isu, dalam pertemuan tersebut CNTIC juga turut menawarkan pembangunan Jalan Tol dan Kereta Api, bahkan impor dan ekspor teknologi, bahkan kontrak proyek di bidang rekayasa tenaga listrik dan infrastruktur di Bumi Etam.

Dihubungi kaltimnews.co melalui telepon selulernya, Anggota Komisi 2 DPRD Kaltim, Sutomo Jabir mengaku enggan berkomentar banyak terkait masalah tersebut. Lantaran hingga kini kata dia pihaknya belum belum mengetahui pasti perihal adanya pertemuan yang membahas investasi di bidang kelistrikan tersebut dari tubuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

“Saya belum bisa berkomentar banyak terkait perusahaan asing yang hendak berinvestasi di Kaltim. jika pun ada kemungkinan terkait persiapan Kaltim sebagai Ibu Kota Negara (IKN),” ungkap Poitisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, Rabu (5/5/2021) malam.

Dalam waktu dekat kata dia pihaknya akan segera memertanyakan perihal tersebut secara rinci ke Pemrov Kaltim, mengingat Komisi II DPRD Kaltim kata dia turut membidangi investasi.

“Sampai sekarang kami belum terima tembusan, maaupun pemberitahuan, jika memang benar adanya, itu tidak ada salahnya mengingat investasi di bidang pembangunan Kelistrikan bisa saja berguna untuk persiapan pembangunan IKN nantinya, tapi kita tidak ingin buru buru memutuskan kita perjelas dulu, apa motifnya. Seperti apa faedah manfaatnya, dan berapa nilai investasinya,” jelasnya.

Selain itu Sutomo Jabir juga menyebutkan bahwa dengan adanya investasi di Bidang Kelistrikan di Kaltim tentunya dapat membantu sejumlah daerah yang hingga kini belum teraliri listrik.

“Seperti yang kita ketahui, hingga saat ini masih ada setidaknya 228 Desa se-Kaltim yang belum teraliri listrik, kita berharap arahnya kesana,” tuturnya (*).

  • Penulis : Arief
  • Editor : Redaksi Kaltimnews