Gelar Halal Bin Halal, Kadis Diskominfo Kaltim Pesan Ini

Ads
Rubrik : Kaltim | Topik : Kominfo Kaltim | Terbit : 21 May 2021 - 23:00

Gelar Halal Bin Halal, Kadis Diskominfo Kaltim Pesan Ini
Ustadz Aslam saat memberikan tauziah kepada jajaran Diskominfo Kaltim Dalam gelaran halal bi halal yang digelar di gedung WIEK, Jumat (21/5/2020) (Foto: Istimewa)

KALTIMNEWS.CO, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)  menggelar Silahturahmi dan Halal Bihalal dengan seluruh Keluarga Besar Lingkup Diskominfo, gelaran yang diselenggarakan di Ruang WIEK Kantor Diskominfo, Jumat (21/5/2020), tersebut menghadirkan Ustad Aslam Abu Hanifah, dan Kepala Diskominfo (Kadis Kominfo) Kaltim, Muhammad Faisal.

“Saya atas nama pribadi, keluarga dan jajaran pimpinan mengucapkan Selamat Idulfitri, Mohon maaf lahir dan batin, dalam suasana pandemi Covid19 dan memang ada larangan untuk open house, akan tetapi silahturahmi harus tetap berjalan, saling memaafkan dan kita mulai lagi lembaran baru setelah Idulfitri. Oleh karenanya, Halal Bi Halal yang kita gelar ini tetap berpedoman pada protocol Kesehatan Covid-19 dengan tidak melakukan jabat tangan dan tetap menggunakan masker,” ucap Muhammad Faizal dalam sambutannya.

Menurutnya, silahturahmi itu penting untuk menjaga kekompakan dan persaudaran dilingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika.

"Evaluasi merupakan bagian dari manajemen diri, evaluasi ramadan ini penting untuk meningkatkan pribadi yang baik kedepanya, baik di kantor maupun dalam masyarakat. Dan ceramah di awal bulan syawal ini kami hadirkan Ustadz Aslam Abu Hanifah untuk mengisi tausiah," ujar Faisal.

Sementara itu Ustadz Aslam dalam tausiahnya menyampaikan, hadist Nabi Muhammad SAW yang berbunyi bertakwalah kalian di manapun berada. 

“Taqwa tidak mengenal waktu dan tempat. Ramadhan membentuk manusia yang bertakwa, Ibarat tubuh yang dipenuhi racun maka kita minum susu atau obat untuk menetralisir, begitu juga dengan Ramadhan sebagai penyembuh dan pelebur dosa yang sudah kita lakukan," kata Aslam.

Maka dari itu kata dia, bertakwa tidak hanya pada bulan ramadan saja. “Gantilah setiap perbuatan buruk dengan kebaikan, dan setelah melakukan perbuatan baik yang dijalankannya tidak melakukan lagi perbuatan buruk. Perbaikan akhlak kita menjadi akhlak mulia, jadilah manusia yang wajib diperlukan, kedatangannya dinanti dan ketidakhadirannya selalu dirindukan," pungkasnya.

  • Penulis : Wiwid
  • Editor : Redaksi Kaltimnews