TRENDING

Batik Air Sempat Gagal Landing di Bandara APT Pranoto

Lantaran Cuaca Buruk, alihkan pendaratan ke Bandara SAMSS Balikpapan.

Nasional - on 14/5/19 Batik Air Sempat Gagal Landing di Bandara APT Pranoto
Pesawat Batik Air jenis Airbus A320-200 dengan nomor penerbangan PK-LAJ Akhirnya mendarat Di Bandara APT Pranoto Setelah sebelumnya melakukan melakukan prosedur Go Arround Ke bandara SAMSS Balikpapan (Foto: Istimewa)

KALTIMNES.CO, Samarinda – Cuaca buruk sore tadi, Selasa (14/05/2019) memaksa Pesawat Maskapai  Batik Air yang dijadwalkan landing pada pukul 16.30 wita di Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APTP) Samarinda, melakukan prosedur Go Arround atau prosedur harus kembali terbang dikarenakan satu alasan tertentu demi terjaminnya keselamatan penerbangan.

Pesawat Batik Air tujuan Jakarta-Samarinda jenis Airbus A320-200 dengan nomor penerbangan PK-LAJ milik Maskapai Batik Air tersebut, setelah melakukan Go Arround, melakukan prosedur divert atau mengalihkan pendaratan ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan (SAMSS) Balikpapan.

"Penyebabnya, cuaca buruk yang membuat jarak pandang minimal. Apalagi  di bandara APTP Samarinda belum ada alat bantu pendaratan. Sekarang sudah aman. Bahkan pesawatnya sudah terbang lagi ke jakarta," ungkap Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) APTP Samarinda Dodi Dharma Cahyadi.

Ia memastikan, kerugian dan juga korban akibat insiden itu. Lebih detil ia menjelaskan Prosedur Go Arround sebelum memutuskan Divert adalah hal wajar dalam dunia penerbangan. Karena kalau terus memaksakan, pesawat bisa mendarat melebihi landasan pacu atau Overshoot. “Justru kalau overshoot sangat riskan,” sebutnya.

Dodi menyebutkan dengan kasus ini, tercatat selama 2019 saja sudah 6 kali terjadi kondisi serupa yang memaksa pesawat melakukan prosedur Go Arround dan Divert. Jelas, kebutuhan akan alat bantu pendaratan atau Precission Approach path indicator (PAPI) di bandara itu, mutlak diperlukan.

“Prosesnya sedang berjalan. Kami memnag sedang mengusahakan secepatnya. Bahkan rencananya fasilitas itu sudah bisa terpasang sebelum Ramadan ini berakhir,” katanya. (*)

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Samarinda