Muhamaad Faisal Dukung Siaran Dakwah Milik Islamic Center

Ads
Rubrik : Kaltim | Topik : Kominfo Kaltim | Terbit : 16 July 2021 - 16:21

Muhamaad Faisal Dukung Siaran Dakwah Milik Islamic Center
Kepala Dinas Kominfo Kaltim Muhammad Faisal Saat memimpin rapat (Foto: Istimewa)

KALTIMNEWS.CO, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimamntan Timur (Kaltim), Muhammad Faisal mengaku sangat mendukung dan mengapresiasi dengan adanya siaran TV Dakwah yang digagas oleh Pengurus Badan Pengelola Islamic Center.

“Akan tetapi untuk semuanya memang berproses seperti izin dan lain sebagainya,” ujarnya saat memimpin rapat bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltim dan Pengurus Badan Pengelola Islamic Center, di Ruang Wiek Kantor Diskominfo Kaltim, Jumat (16/7/2021).

Dia juga menjelaskan tentang perizinan tersebut adalah kewenangan dari Kementrian atau keputusan pusat, Adapun daerah kata dia hanya bertugas pada Batasan pendataan dan pembinaan yang sebenarnya.

“Segala proses perizinan itu semua ditentukan pihak pusat, kami di daerah ini hanya batasan pendataan dan pembinaan, kami hanya bisa membantu memfasilitasi kemudian membantu proses pengurusannya,” jelasnya.

Sementara itu Ketua KPID Kaltim, Akbar Ciptanto, yang ikut hadir dalam acara tersebut, membenarkan penjelasan Kadis Kominfo Kaltim tersebut, menurutnya segala proses pengurusan perizinan memang pihak pusat yang tentukan bukan dari KPID Kaltim.

“Kendala utamanya karena memang peluang usaha untuk radio dan TV di Kota Samarinda sudah penuh tidak ada yang kosong,” sebutnya.

Dirinya menyarankan, agar proses perizinan Radio Islamic Center dilanjutkan untuk mendapatkan izin LPK Radio (Radio Komunitas) jika ingin segera mengudara kembali, sedangkan untuk TV ia menyarakan pada TV Digital.

“Ada sekitar 24 peluang chanel tv digital, tetapi kita masih mengunggu dari pihak kementrian kapan akan membuka peluang usaha untuk TV Digital, itu akan menjadi peluang bagi Islamic Center dan saya yakinkan jika peluang itu dibuka maka Islamic Center LP pertama yang akan kita siapkan kanalnya,” sebutnya.

Sementara itu, Badan Pengelola Islamic Center yang diwakili, Dayang Budiati mengatakan sebenarnya pihaknya telah mengajukan surat permohonan penyelenggaraan siaran TV Dakwah Islamic Center dan Radio sejak 2014 lalu. Namun, terkendala untuk izin dengan sistem Analog tidak terbuka lagi peluang usaha, sedangkan sistem digital belum keluar peraturan perundangan untuk TV lokal.

“Jadi sampai saat ini siaran TV Islamic Center belum mendapatkan izin siaran dan melakukan siaran tetap dengan sistem terestrial melalui jaringan tv cable, sedangkan untuk Radio mengudara melalui siaran live streaming,” jelasnya. (*)

  • Penulis : Arief
  • Editor : Redaksi Kaltimnews