TRENDING

Pertamina Tandatangani Kesepakatan Bersama dengan UPBU

Target Beroperasi Februari Tahun 2018

Ekonomi - on 1/1/19 Pertamina Tandatangani Kesepakatan Bersama dengan UPBU
PT PERTAMINA dan Dirjen Perhubungan Udara akhirnya mengelar MOU dalam membangun depot di Bandara APT Pranoto Samarinda

KALTIMNEWS.CO, Samarinda — Jika tidak ada aral melintang Depot Pengisian Bahan Bakar Pesawat Udara (DPPU) untuk Bandar udara Samarinda baru akan beroperasi pada bulan Februari tahun 2018 hal tersebut disampaikan Manager Communication and Relations Pertamina Area Kalimantan, Alicia Irzanova saat di temui awak media saat menghadiri acara Penandatanganan kesepakatan bersama ini dilakukan oleh Kepala UPBU Kelas II Temindung Samarinda sekaligus penanggung jawab Bandar udara Samarinda Baru, Usdek Luthermand, ST dengan Yanuar Budi Hartanto selaku General Manager MOR VI Kalimantan pada Selasa, (15/8/2017) di Harris Hotel Samarinda.

Menurutnya, Direktorat Jendral (Dirjend) Perhubungan Udara Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Samarinda Baru telah bekerjasama dengan PT Pertamina (Persero) dalam pembangunan Depot Pengisian Bahan Bakar Pesawat Udara (DPPU) untuk Bandar udara Samarinda baru.

rencananya akan beroperasi pada bulan Februari tahun 2018 atau enam bulan setelah project kick off dilaksanakan, ujarnya.

Dikatakan Alicia, keberadaan bandara Samarinda Baru di wilayah Sungai Siring tersebut, membuat Pertamina melakukan persiapan sarana fasilitas yaitu membangun DPPU baru. "Sementara ini ada empat tangki dengan total  kapasitas 140.000 liter di area Bandar udara dengan luas lahan 11.000m2  dan akan terus dikembangkan sesuai kebutuhan," bebernya.

 

Sebagai Badan Usaha Milik Negara yang mengemban tugas untuk memastikan bahan bakar yang dibutuhkan masyarakat tersedia. Seperti DPPU yang melayani pengisian bahan bakar untuk pesawat terbang yang beroperasi di sekitar Bandar Udara Samarinda Baru. Menurut perkiraan,  estimasi konsumsi avtur pada tahun pertama operasi mencapai 30 KL/hari dan pasokan avtur untuk DPPU Samarinda Baru Sungai Siring berasal dari TBBM Balikpapan, imbuhnya.

 

Menurutnya penandatanganan MoU antara Pertamina dengan UPBU Samarinda mengenai pelayanan depot pengisian bahan bakar pesawat udara (DPPU) di Bandar Samarinda baru ini menguntungkan bagi kedua belah pihak. Hal ini dikarenakan Bandara Samarinda Baru (BSB) nantinya akan melayani banyak penerbangan setiap harinya dan penerbangan tersebut akan ditunjang dengan pasokan Avtur yang cukup dan dengan kualitas tinggi dari Pertamina. Alicia sendiri berharap bahwa kerjasama ini akan terjalin secara lancar dan berkelanjutan.

 

Saat ini, Pertamina telah mengelola sebanyak 62 DPPU yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjual produk Avtur dan Avgas. Pertamina memproyeksikan peningkatan permintaan Avtur di Indonesia berada di kisaran 2,5% - 6% pertahun. Dalam dua tahun terakhir, konsumsi Avtur telah berada di kisaran 4 Juta kiloliter pertahun, pungkasnya. (*)

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Kaltim