Kantor Bahasa Monitoring ke Diskominfo Kaltim

Ads
Rubrik : Kaltim | Topik : Kominfo Kaltim | Terbit : 27 April 2022 - 10:55

Kantor Bahasa Monitoring ke Diskominfo Kaltim
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Kantor Bahasa Provinsi Kaltim saat melakukan kunjungan Ke Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Dok. Kominfo Kaltim)

KALTIMNEWS.CO, Samarinda - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Kantor Bahasa Provinsi Kaltim melakukan kunjungan Ke Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur. 

Kunjungan tersebut  bertujuan melakukan pengambilan data berupa foto objek pengutamaan Bahasa Negara dan dokumen terkait penulisan tata naskah administrasi di Diskominfo, Rabu (27/4). 

Ali Kusno selaku Pengkaji Bahasa dan Sastra Kantor Bahasa Prov. Kaltim, menyampaikan maksud kunjungan kali ini ingin melakukan pendataan penggunaan bahasa di ruang publik utamanya di Diskominfo Prov. Kaltim sebagai salah satu dari 50 instansi yang kami pilih di lingkup Kaltim dan Kaltara untuk dilakukan pendataan penggunaan bahasanya baik ruang publik maupun dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pihak instansi. 

“Hasil pendataan akan segera kami evaluasi dan analisis, dari sisi penggunaan bahasanya. Berbagai saran dan masukan perbaikan akan kami sampaikan pada tahap sosialisasi untuk ditindak lanjuti dengan perbaikan pada instansi masing-masing,“ jelas Ali saat dikonfirmasi.

Harapanya, kegiatan ini akan berkesinambungan dari tahun 2022 sampai nanti tahun 2024 kami akan melakukan pendampingan terhadap 50 instansi sasaran terbina. Sampai dengan akhir 2024 penggunaan bahasa di ruang publik di lingkungan Diskominfo maupun dalam dokumen ataupun persuratannya itu sudah baik atau sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia baik dan benar, sambungnya.

“Imbasnya nanti tidak berhenti pada Diskominfo saja, nantinya dapat memperbaiki juga dari sisi pengunaan bahasa misalnya laman atau website, maupun media sosial daring (Online). Serta diharapkan nanti akan memberikan dampak luas terhadap masyarakat untuk lebih mengutamakan bahasa Indonesia,” tutupnya.

  • Penulis : Arief
  • Editor : Redaksi Kaltimnews