Iptu Danovan: Tak Ada Ruang Bagi Jukir Liar di Pelabuhan Samarinda

Rubrik : Samarinda | Topik : KP3 Samarinda | Terbit : 05 June 2022 - 12:00

Iptu Danovan: Tak Ada Ruang Bagi Jukir Liar di Pelabuhan Samarinda
Kanit Sabara Polsek KP3 Samarinda, Iptu Danovan saat memberikan pengarahan Kepada para Jukir liar yang ditemukan pihaknya saat sedang asik beraksi di wilayah Pelabuhan Samarinda (Foto: Arief/kaltimnews.co)

KALTIMNEWS.CO, Keberadaan sejumlah Juru Parkir (Jikir) liar menjadi masalah yang hingga saat ini masih menjadi hal yang meresahkan abagi warga Kota Samarinda. Kendati sejauh ini sejumlah regulasi telah dibuat pemerintah Kota guna meminimalisir keberadaan sejumlah jukir liar tersebut namun kenyataannya disejumlah tempat masih ditemukan jukir liar yang berkeliaran.   

Di wilayah Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Samarinda misalnya, sejumlah jukir liar ditemukan aparat keamanan dari Polsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Samarinda.

Kepala Unit (Kanit) Sabara Polsek KP3 Samarinda, Iptu Danovan mengatakan, dalam kegiatan yang dilakukan pihaknya itu dirinya menemukan setidaknya 5 jukir liar yang sedang sibuk menggelar aksinya.

“Ada lima orang Jukir liar yang kami temukan, para jukir ini kami berikan pengarahan agar tidak melakukan hal yang serupa,” ujarnya Kepada Kaltimnews.co, Minggu (5/6/2022) pagi.

Wilayah pelabuhan sendiri kata dia, memang kerap menjadi lahan hijau para jukir liar ini dalam melakukan aksi pungutan liarnya.

“Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman warga khususnya pengguna parkir di wilayah tersebut, yang berujugn pada pungutan liar yang tejadi disemua kendataan parkir di wilayah pelabuhan,” tuturnya.

Oleh karena itu dirinya mengimbau kepada para pengguna lahan parkir khususnya wilayah pelabuhan Samarinda untuk melaporkan kepada pihak KP3 jika masih menemukan oknmum yang malkukan pungutan parkir liar di tempat tersebut.

“Kami meminta kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat pengguna parkir untuk melaporkan kepada kami jika menemukan adanya aksi pungutan liar di wilayah pelabuhan, Polsek KP3 tak inigin di wilayah pelabuhan masih ada jukir liar yang beroperasi,” terangnya.

Diketahui Pemerintah Kota Samarinda kini sedang giat-giatnya melakukan penertiban sejumlah wilayah terkait retribusi parkir ini, sejumlah kebocoran Pendaptan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda dari isis parkir kini mulai ditata dengan sejumlah penerapan parkir seperti salah satunya penerapan Elektronik Parkir (E-Kir),di sejumlah wilayah kota Samarinda. (*)

  • Penulis : Arief
  • Editor : Redaksi Kaltimnews