Digugurkan Oleh ESDM Kaltim, PT DTCS Tempuh Jalur Hukum.

Rubrik : Ekonomi | Topik : Ekonomi | Terbit : 14 July 2022 - 17:00

Digugurkan Oleh ESDM Kaltim, PT DTCS Tempuh Jalur Hukum.
Direktur PT. DCTS, Sugeng Ari Wibowo (Tengah) yang didampingi kuasa hukumnya Aji Dendy saat mengelar konfrensi pers di kantornya Kamis (14/7/2022) Foto: Amran /Kaltimnews.co.

KALTIM NEWS.CO, Raut wajah kecewa nampak diperlihatkan pihak management PT. Dhinar Cahaya Teknik Sejahtera (DCTS) didepan awak media, Kamis (14/7/2022) siang. Pasalnya perusahaan yang bergerak dibidang penyedia layanan Pembangkit Tenaga Listrik Surya (PTLS) tersebut, tiba-tiba kalah dari pesaingnya dalam lelang tender yang dilakukan oleh Dinas ESDM Kaltim dalam proses lelang tender.

Indikasi permainan gelap yang dilakukan oleh oknum ESDM Kaltim pun mulai disebut-sebut, pasalnya pihaknya menilai sejumlah kejanggalan terkait proses lelang tender tersebut. Sebut saja misalnya DTCS awalnya berada pada posisi pertama alias pemenang namun tiba-tiba digugurkan dan di ganti oleh perusahaan lainnya.

“Awalnya perusahaan kami yang menjadi pemenang, namun entah apa, dan bagaimana perusahan kami tiba-tiba digugurkan dalam proses lelang tersebut, dan memengakan perusahan Pritindo Pratama,” ujar Direktur PT. DCTS, Sugeng Ari Wibowo yang didampingi kuasa hukumnya Aji Dendy.

Merasa dirugikan oleh panitia lelang, pihak DTCS tidak tinggal diam, sejumlah upaya pun ditempuh termasuk diantaranya yakni dengan jalur hukum.

"Kami tidak akan tinggal diam, kami akan menuntut Dinas ESDM Kaltim untuk memertanggung jawabkan persoalan ini didepan hukum," sebutnya.

Penjelasan terkait gugurnya pihaknya diproses lelang dari pihak ESDM Kaltim haruslah jelas kata dia, mengingat pengguguran perusahaan akan berdapak pada kerugian perusahaan.

“Dinas ESDM harus mengetahui, bahwa ini bukan persoalan yang biasa, menggugurakan perusahan pemenang dapat berdampak luar biasa, seperti black list perusahaan selama dua tahun belum lagi persoalan lainnya seperti tidak bisanya perusahaan kami mengikuti proses lelang tender selama masa black list, oleh karena itu kami meminta jika memang benar kami gugur dalam tender tersebut, kami meminta penjelasan dari Dinas ESDM Kaltim dimana letak kesalahan kami jika memang ada,” geramnya.

Sementara itu, kuasa hukum DCTS, Aji Dendy menyebutkan jika pihaknya akan segera melakukan sejumlah langkah hukum terkait masalah yang dialami oleh kliennya tersebut.

“Kami akan melakukan langkah hukum baik dalam jalur perdata maupun pidana, karena yang melakukan kesalahan dalam hal ini murni bukan pihak klien kami tapi pihak dari pihak Dinas ESDM Kaltim, selain itu tindakan Dinas ESDM kami anggap telah mencoreng nama baik perusahaan, yang dengan sengaja menggugurkan tendernya, yang kemudian berdampak pada kerugian finansial, Black List yang akibatnya perusahaan ini tidak bisa mengikuti proses lelang tender selama dua tahun kedepan,” ujar Aji Dendy. (*)

  • Penulis : Yuliana
  • Editor : Redaksi Kaltimnews