TRENDING

Telan Dana Rp 20 Miliar, Proyek Gedung Poltekes Di Balikpapan Bermasalah

Pembayaran 100 Persen Padahal pembangunan Gedung belum Rampung

Kaltim - on 10/7/19 Telan Dana Rp 20 Miliar, Proyek Gedung Poltekes Di Balikpapan Bermasalah
Gedung Sekolah Milik Poltekes Kaltim yang dinyatakan belum rampung -- www.kaltimnews.co/Foto : Dok Redaksi Kaltimnews

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Pembangunan Gedung Kuliah Program Studi (Prodi) Kebidanan Politeknik Kesehatan Kalimantan Timur (Poltekes Kaltim) di Balikpapan di serat dengan masalah. Lantaran Pembangunan Gedung baru Prodi Kebidanan Poltekes Kaltim yang terletak di Jl MT Haryono Samping Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan tersebut hingga kini belum kelar. Kaltimnews.co sempat mendatangi Gedung yang kini dianggap selesai oleh Pihak Poltekes Kaltim, Di Area ini Gedung Fisik berwana dominan Hijau tosca dengan luas area bangunan 2.600 Meter persegi ini belum memiliki Pintu Utama, sebagian fasilitas gedung berupa kaca jendela juga belum terpasang. Bukan hanya itu saja, Sarana perlengkapan berupa Lift di bangunan ini juga belum bisa di fungsikan, dan di area ini masih terdapat rumah pekerja yang masih berdiri, disertai dengan aktifitas pekerja yang hingga kini masih terus bekerja. Tidak ada plang Proyek yang di temui di area ini.

Dari data yang diterima redaksi kaltimnews.co, pokok masalah yang kemudian mencuat yakni pembangunan yang menelan Anggaran APBN sebesar Rp 20.972.521.000 dianggap rampung oleh Pihak Poltekes Kaltim per Desember 2018 lalu. Dalam data itu juga disebutkan Proyek yang kini dilaksanakan oleh PT. Trinanda Karya, berpotensi besar merugikan Negara dengan jumlah miliaran rupiah, hal ini mengacu pedoman pelaksanaan penerimaan dan pengeluaran Negara pada akhir tahun anggaran Noomor Per 13/PB/2018 yang menyebutkan pengeluaran Negara padan akhir tahun anggaran 2018, 5 hari setelah akhir tahun anggaran.

Dana Rp 20 Milar tersebut belum termasuk dana Hiba KDP Gedung dan bangunan dari Pemprov Kaltim sebesar 17.927.818.100 yang jika di totalkan Jumlah anggaran yang dihabiskan dalam membangun gedung perkuliahan itu sebesar Rp 38.900.339.100.

Lantas bagai mana dengan Jaminan jaminan pelaksaan dicairkan dan disetor ke kas Negara?

Berdasarkan laporan LK yang disusuna oleh Petugas Saiba, Joko Prihono, dalam data tersebut disebutkan hingga kini jaminan pelaksaan dicairkan dan disetor ke kas negara belum ada, Hal ini membuktikan jika pekerjaan tersebut dianggap kelar atau selesai 100 persen. Senter Isu, Pembangunan yang bernilai Fantastis itu dikawal oleh Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, hal ini juga di sebutkan dari data yang di terima media ini, yang menyebutkan “Walaupun sudah dikawal oleh Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur yang seharusnya kualitas fisik pekerjaan lebih baik dan dapat diselesaikan tepat waktu tapi tampak hasil pekerjaan sangat buruk yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknik pekerjaan dan tidak tepat waktu,”

Bukan hanya itu sejumlah pihak dari penagawas kementerian RI seperti Inspektorat Jenderal (Itjend) telah mendatangi lokasi tersebut. Media sudah berupaya melakukan konfirmasi kepada Direktur Poltekes Kaltim yang juga sebagai Kuasa Penerima Anggaran (KPA), Supriadi M.Kep. Namun Dalam Chat aplikasi Whats Up (WA) Direktur Supriadi menyebut jika dirinya masih berada di luar kota (*)

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Daerah