TRENDING

Ketua Komisi III M Tahrir : Pemkot Samarinda Tak Serius Tangani Karang Mumus

Turun Sidak, Pemokt mahal Absen

Nasional - on 7/8/19 Ketua Komisi III M Tahrir : Pemkot Samarinda Tak Serius Tangani Karang Mumus
MASIH KUMUH DAN JOROK: sejumlah rumah di bantaran Suangai Karang mumus masih berdiri, sekarang ini, Kawasan Sungai Karang mumus sementara dalam tahap pengerukan, untuk menghindari pendangkalan -- www.kaltimnews.co/ Foto: Arief Kaseng

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Sejumlah Anggota Dewan Kota Samarinda Nampaknya “Mangkal” dengan sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terkait relokasi Sungai Karang  Mumus. Hal itu terlihat jelas saat Anggota DPRD dari Komisi III yang di komandoi oleh M. Tahrir tersebut melakukan Sidak ke Gang Limbung yang berada persis di seberang Pasar Segiri.

tahrir.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda M Tahrir (Foto: Arief Kaseng)

Dalam kesempatannya Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, M. Tahrir mengatakan, jika Pemkot Samarinda dinilai tidak serius dalam pengelolaan relokasi Sungai karang mumus yang menurutnya merupakan salah satu biang dari persoalan banjir yang kerap melanda Samarinda.

Kekesalan Tahrir memuncak saat Sidak yang rencananya akan di hadiri oleh Anggota DPRD Samarinda bersama dengan unsur Pemkot Samarinda justru tidak dihadiri oleh Pemkot Sendiri

“Disini saya melihat Pemkot Tidak serius menangani persolan pokok seperti banjir yang kerap melanda kota samarinda, buktinya Saat kami melakukan sidak bersama, justru mereka yang tidak hadir. Padahal kedatangan kami di lokasi ini dengan harapa agar bias mendapat informasi yang akurat tentang berbagai masalah yang terjai dalam relokasi Sungai Karang Mumus,” Sebut Tahrir yang di temui Kaltimnews.co di loksi Sidak, Selasa (6/8/2019) pagi.

sidak-dprd-kota-samarinda.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda Saat melakukan Sidak di Lokasi Sunagi Karang mumus (Foto: Arief Kaseng)

Menurut Tahrir , berbagai persoalan pelik yang kini dihadapi pihaknya terkait Relokasi tersebut, Sebut saja Pendataan Warga yang terkena imbas pembongkaran, yang hingga sekarang ini menurutnya belum didapatkan pihaknya dari Pemerintah Kota Samarinda.

“Saat kami melakukan koordinasi melalui Telepon Seluler dengan Pihak Pemkot dalam Hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Samarinda, yang ada mereka malah menyerahkan data warga itu ke Camat dan Lurah, namun saat di lapangan (Saat Sidak) ternyata ada tim khusus dan Tim Independen lagi, yang katanya bertugas untuk hal tersebut. Ini kan semerawut, dan saya fikir memang tidak serius dalam hal ini,” Cetus Tahrir.

Tahrir menyangkan sikap Pemkot Samarinda yang terkesan mengabaikan relokasi Sungai Karang mumus tersebut, mengingat kata dia pemerintah Provinsi Kaltim kini telah merelokasikan anggaran miliaran Rupiah untuk membantu relokasi Sungai Karang Mumus.

“Ini Sangat Disayangkan, mengingat Pemrov Kaltim Sudah ikut memberikan bantuan dana kepada pemerintah kota dengan nilai Miliaran Rupiah, harusnya pemerintah kota Samarinda bias bersinergi dan serius,” Terang Tahrir. (*)     

    

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Kubar & Mahulu