10 Bakal Calon DPD RI Telah Serahkan Surat Dukungan Minimal

Rubrik : Kaltim | Topik : KPU Kaltim | Terbit : 28 December 2022 - 20:00

10 Bakal Calon DPD RI Telah Serahkan Surat Dukungan Minimal
Ketua KPU Kaltim Rudiansyah, saat menerima Surt dukungan salah satu bakal calon anggota DPD RI Asal Kaltim (Arief Kaseng/Kaltimnews.co)

KALTIMNEWS.CO, Empat bakal calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Kalimantan Timur (Kaltim) hadir di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim, Jl Basuki Rahmat, Selasa (28/12/2022) siang.

Keempat bakal calon yakni, Abdul Jawad, Aji Mirni Mawarni, Yulianus Henock Sumual dan Andi Sofyan Hasdam.

“Hari ini KPU Kaltim kembali menerima 4 Bakal Calon DPD yang menyerahkan surat dukungannya secara resmi, ke empat bakal calon ini yakni, Abdul Jawad, Aji Mirni Mawarni, Yulianus Henock Sumual dan Andi Sofyan Hasdam,” ujar Ketua KPU Kaltim Rudiansyah kepada kaltimnews.co.

Di hari sebelumnya kata Rudi, pihaknya juga telah menerima dua lainnya, keduanya yakni, Martinus, dan Zainal Arifin. “Jadi Totalnya hingga hari ini sudah ada 10 bakal calon yang telah menyerahkan surat dukungannya ke pihak kami,” beber Rudi.

Dikatakan Rudi, sejauh ini pihaknya telah mencatat 26 bakal calon yang telah meminta akun Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

“KPU Kaltim akan terus menunggu para bakal calon lainny, untuk menyerahkan surat dukungan minimalnya hingga Kamis (29/12/2022) pukul 23.59 wita,” terang Rudi.

Diketahui para bakal calon menyerahkan surat dukungan minimalnya yang tersebar di minimal 5 kabupaten kota se Kaltim, dengan minimal 2.000 jumlah dukungan yang sebelumnya diunggah di Silon yang telah diberikan oleh KPU Kaltim ke masing-masing, bakal calon peserta DPD RI.

Penyerahan surat dukungan ini senndiri adalah salah satu syarat bagi para bakal calon anggota DPD RI untuk mendapatkan tiket maju ketahap lanjutan seperti tahap verifikasi dan lainnya.

“Tahap Verifikasi ini meliputi; Seorang pendukung tidak dibolehkan memberikan dukungan kepada lebih dari 1 (satu) orang bakal calon anggota DPD, atau dalam hal ditemukan bukti adanya data palsu atau data yang sengaja digandakan oleh bakal calon anggota DPD terkait dengan dokumen persyaratan dukungan minimal Pemilih, bakal calon anggota DPD dikenai pengurangan jumlah dukungan sebanyak 50 (lima puluh) kali temuan bukti data palsu atau data yang digandakan, sesuai dengan rujukan PKPU No 10 Tahun 2022 pasal 11,” terang Rudi. (*)

  • Penulis : Arief Kaseng
  • Editor : Redaksi Kaltimnews