Tio: Pencabutan PPKM Merupakan Angin Segar Bagi UMKM

Ads
Rubrik : Politik | Topik : DPRD Kaltim | Terbit : 16 January 2023 - 20:00

Tio: Pencabutan PPKM Merupakan Angin Segar Bagi UMKM
Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nindya Listiono (Dok.kaltimnews.co)

KALTIMNEWS.CO, Kendati Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah di cabut secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo pada 30 Desember 2022 lalu namun masyarakat tetap wajib untuk waspada. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim),beberapa waktu yang lalu kepada media ini.

Dengan pencabutan PPKM kata dia secara tidak langsung akan memberikan imbas dan iklim baik pada pertemunbuhan ekonomi khusunya pada sector micro menengah kecil atau UMKM.

 “PPKM secara Nasional sudah dicabut, bukan berarti kita tidak waspada. Tetapi intinya bahwa proses perekonomian kita bisa melaju lebih baik bahkan lebih dari itu,” ujar pri yang akrap di sapa Tio ini.

Dengan pencabutan tersebut kata dia, bukan tidak mungkin APBD Kaltim bisa melonjat tajam.

“Jika seluruh UMKM dapat menbuka usaha dengan lebih leluasa buka tidak mungkin loh perttmumbuhan ekonomi akan semakin bagus, ujungnya taraf hidup kesejahteraan masyarakat Kaltim bisa meningkat dan kita berharap 2023 nanti APBD bisa melonjak diatas Rp20 triliun. Itu poinnya, dengan kata lain, pemerintah bisa punya ruang yang lebih luas lagi untuk membangun Kaltim di 2023 ini,” jelas Tio.

Untuk itu, pihak Komisi II DPRD Kaltim akan genjot banyak sektor, dan para Perusda, seperti salah satunya DBH kelapa sawit.

“Sudah disampaikan pak Gubernur dan pendapatan-pendapatan lain. Kita juga mendorong Perda Pemanfaatan Aliran Sungai di Kaltim supaya bisa menjadi satu sektor yang kemudian bisa kita tingkatkan yang kemudian bisa kita naikkan PAD. Kemudian perusdanya. Kita lihat terus itu,” sebutnya.

“Dan disisi lain, Bapenda terus bergerak untuk kemudian collect pajak baik itu kendaraan dan air permukaan, rokok, cukai dan yang lainnya, dan pada tahun 2023 optimis APBD Rp 20 triliun lebih,” tandas Tio (*)

  • Penulis : Arief Kaseng
  • Editor : Redaksi Kaltimnews