Iklan DPRD Samarinda

Ingin Produk Anda Masuk Dalam Pasar Modern, Perhatikan Hal Ini

Ads
Rubrik : Samarinda | Topik : DPRD Samarinda | Terbit : 27 February 2023 - 22:00

Ingin Produk Anda Masuk Dalam Pasar Modern, Perhatikan Hal Ini
Anggota DPRD Samarinda, Hj Laila Fatihah Saat menggelar Sosper Raperda tentang perlindungan dan pendistribusian produk lokal UMKM ke pasar modern, Senin (27/2/2023) siang. (Arief Kaseng/Kaltimnews.co)

KALTIMNEWS.CO, Selain persoalan modal usaha sejumlah persoalan lain juga turut diungkapkan oleh para pelaku UMKM di Kota Samarinda dalam acara sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perlindungan dan pendistribusian produk lokal UMKM ke pasar modern, oleh Anggota DPRD Samarinda Laila Fatihah di salah satu cafe Jl Bung Tomo, Sungai Keledang, Samarinda Seberang, Senin (27/2/2023) siang.

"Sejumlah pelaku UMKM mengeluhkan sulitnya mereka memasukkan produk buatannya dalam pasar Modern," ujar Laila yang ditemui media ini di acara tersebut.

Dalam pandangannya kesulitan para pelaku UMKM dalam masarkan prodiuknya tersebut akibat kalah di kemasan. "Rata-rata mereka hanya melakukan packaging dengan sedehana, padahal tidak boleh sedemikian, melainkan segala produk yang dijajakan harus memiliki kemasan yang menarik mata para calon pembeli," ujar Laila.

Berbicara masalah packaging atau kemasan produk, para pelaku UMKM sendiri kata Laila, mengaku kesulitan pada harga yang terpaut jauh dengan pulau luar Kalimantan.

"Ini Tentu merupakan salah satu tantangan tersendiri bagi kami selaku Legislator untuk membahas maslah ini bersama dengan OPD terkait, agar nantinya, mereka bisa mendapatkan fasilitas berupa kualitas dan harga cetak kemasan yang bersaing dengan luar pulau Kalimantan," sebut Laila.

lebih lanut dirinya menyebutkan jika sejatinya pemerintah Kota Samarinda kini harus bersiap diri dalam membantu peningkatan mutu dan kualitas UMKM di Kota Tepian.

"Sejauh ini Dinas koperasi telah melakukan terobosan dalam memberikan pelatihan Back Skill seperti pelatihan desain produk, namun memang tidak bisa hingga ketahap itu saja, melainkan para pelaku UMKM ini menginginkan yang lebih dari itu, mungki seperti penyiapan mesin cetak oleh OPD dimana nantinya para pelaku ini dapat melakukan pemesanan kemasan produk pada OPD terkait, jadfi OPD ini memiliki percetakan yang kulitasnya minimal sebanding dengan darerah pulau Jawa, itu harapan lain dari para pelaku UMKM ini," tungkas Laila (*)  

  • Penulis : **
  • Editor : Redaksi Kaltimnews