TRENDING

BOS lepaskan Lima orangutan ke Hutan Kehje Sewen

Dua Jantan dan Tiga Betina

Nasional - on 1/1/19 BOS lepaskan Lima orangutan ke Hutan Kehje Sewen
Ingrid Nama orangutan merupakan salah satu yang ikut di lepasliarkan oleh BOS (Foto/Istimewa)

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Yayasan BOS di Samboja Lestari kembali melepasliarkan lima orangutan Pusat Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari ke Hutan Kehje Sewen di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Pelepasliaran ini merupakan yang ke-14 kalinya dilaksanakan sejak tahun 2012 lalu oleh Yayasan BOS bekerja sama dengan BKSDA Kaltim.

“Dua jantan dan tiga betina, dengan satu pasangan induk-anak, akan berangkat dari Samboja Lestari langsung menuju ke Hutan Kehje Sewen dalam perjalanan darat yang memakan waktu kurang lebih 20 jam, dengan berhenti setiap dua jam untuk memeriksa kondisi orangutan dan memberi mereka makanan serta minuman,” ujar CEO Yayasan BOS Dr. Ir. Jamartin Sihite didepan para pewarta berita di kantor BKSD Kalimantan Timur Senin (4/12/2017) siang.

Menurutnya Salah satu orangutan yang dilepasliarkan, Santa, akhirnya kembali pulang. Ia diselamatkan di Muara Wahau tahun 2014 lalu, dan menunjukkan sifat liar saat itu, namun ia masih terlalu muda untuk langsung dilepasliarkan ke habitat alami. “Kini ia telah berusia 6 tahun dan siap untuk dilepasliarkan. Kami sangat senang bisa mengembalikan para orangutan ini, termasuk Santa, Sebelum Hari Natal,” tambahnya.

Dikatakan Jamartin dengan tambahan 5 orangutan tersebut membuat jumlah populasi orangutan yang dilepasliarkan di Hutan Kehje Sewen sejak tahun 2012 lalu, menjadi 80.
“Fokus Yayasan BOS adalah untuk memberikan kebebasan kepada orangutan yang kami rawat. Orangutan di bawah perawatan kami berhak hidup di habitat alami dan orangutan yang hidup di hutan berhak mendapatkan perlindungan untuk bisa hidup aman dan bebas,” tuturnya.

Lebih jauh dirinya menyebutkan jika Tahun ini pihaknya telah menyiapkan sejumlah pulau pra-pelepasliaran baru. Pulau-pulau pra-pelepasliaran tersebut menyediakan tempat yang aman bagi orangutan yang telah menyelesaikan proses rehabilitasi di Sekolah Hutan, untuk bisa hidup mandiri di hutan alami.

“Saya berharap tahun depan Yayasan BOS bisa lebih sering melepasliarkan orangutan dalam jumlah yang lebih banyak ke hutan,” tutupnya. (*)

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Kaltim