TRENDING

Muhammad Syahri : Jangan Hanya Menyumbang di Masjid Pada Musim Pileg Saja

Fokus Bangun Jalan, Parit Hingga Langgar

Advetorial - on 18/9/19 Muhammad Syahri :  Jangan Hanya Menyumbang di Masjid Pada Musim Pileg Saja
M Syahri Anggota DPRD Samarinda dua periode -- www.kaltimnews.co/Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Nama Muhammad Syahri mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian warga Kota Samarinda, Muhammad Syahri merupakan anggota DPRD Kota Samarinda dua periode dirinya dipercaya warga kota samarinda untuk kembali duduk di Dewan Basuki Rahmat tersebut untuk periode 2019-2024.
Namun menurut Syahri Sekelumit masalah yang ada di masyarakat pemilihnya pada khusunya tentunya menjadi tanggung jawab moril yang harus dia entaskan selam 5 tahun mendatang.

Ditemui di Gedung DPRD Kota Samarinda Syahri, Selasa (17/9/2019) mengaku memiliki iktikad untuk meneruskan perjuangan diperiode keduanya. Dia fokus merealisasikan pembangunan sarana dan fasilitas rumah ibadah serta jaringan air minum.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menuturkan, hal yang paling diutamakan dan menjadi keinginan besar warga di dapilnya adalah realisasi pembangunan infrastruktur.

“Keinginan masyarakat yang belum terealisasikan diperiode saya kali ini yakni membangun penerangan lampu jalan raya dan pengerasan jalan,” ujar Syahri.
Selain itu, Syahri beranggapan, bahwa pembangunan rumah ibadah juga perlu diperhatikan. Banyak langgar (musalah) yang belum selesai seratus persen perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Pembangunan musala dan masjid pada awalnya dibangun secara gotong royong oleh masyarakat, ketika sudah setengah jadi, tapi kehabisan dana. Hal inilah yang kami upayakan untuk dilanjutkan pembangunannya, akan kami bantu hingga pembangunan selesai seratus persen,” tambah Syahri.
Muhammad Syahri membeberkan, alasannya untuk memfokuskan pembangunan rumah ibadah karena partai asalnya yang berafiliasi dengan agama Islam serta kedekatan partai PPP dengan tokoh-tokoh agama.

“Seperti pembangunan masjid di Lempake, terkait plafonnya yang belum selesai, kami bantu danai untuk progres pembangunan masjid tersebut, dan kini sudah rampung,” tambah Syahri.

Dia membeberkan ada beberapa caleng di dapilnya yang menyumbang di masjid atau musalah tersebut pada musim pileg saja, selain itu tidak lagi membantu.
“Nah, ini yang keliru, sebenarnya investasi kebaikan jangka panjang itu perlu sebab sebagai amal jariyah untuk membangun masjid tersebut,” bebernya.

Selain itu, Muhammad Syahri mengemukakan, kebutuhan air minum perlu perhatian.“Saya memperhatikan sekaligus mendengar aspirasi masyarakat di dapil 5 itu, sekian banyak rumah yang dibangun oleh masyarakat kini belum mendapatkan jaringan-jaringan air PDAM-nya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Syahri mengatakan, masyarakat meminta saluran pipa sekunder perlu ditambahkan dan mendapatkan perhatian dari pemerintah.
“Pusat saluran air di Benanga perlu ditambah kapasitas saluran pipanya. Sehingga aliran air menuju ke rumah masyarakat bisa dapat sama rata, bila perlu setiap rumah dipasang keran. Perlu adanya peran pemerintah untuk mengambil langkah konkret untuk memperhatikan penyediaan air minum yang lebih baik,” tegas Syahri.

“Pemasangan penerangan lampu jalan perlu diprioritaskan, sebab menurut laporan masyarakat, banyak lampu yang sudah rusak bahkan kabel-kabelnya disambung-sambung dan kualitasnya sudah berkurang, ini sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat. Harapannya pihak terkait (PLN) agar memperbaiki lampu jalan tersebut,” Tambah Syahri. (*)
 

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #DPRD Samarinda