TRENDING

Hendak Bertemu Istri Kedua, Pria Ini Malah Meninggal Di Tepi Sungai

di Tubuh korban tidak di temukan bekas pukulan atau benturan benda tumpul

Hukum Kriminal - on 1/1/19 Hendak Bertemu Istri Kedua, Pria Ini Malah Meninggal Di Tepi Sungai
korban berinisial AS Bin DE (36) saat di evakuasi oleh pihak kepolisian Polresta Kukar

KALTIMNEWS.CO, Kukar – Warga RT.004 Desa Prian Kec. Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) digegerkan dengan penemuan sosok mayat dipenggir sungai Prian. Kamis (12/4/2018) pagi.

Mendapatkan hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Damus Asa,SH S.IK bersama Unit Inafis Polres Kukar langsung mendatangi  Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengelar olah TKP yang disusul dengan identifikasi terhadap korban.

Hasil identifikasi menyebutkan korban berinisial AS Bin DE (36), warga RT 004 Deasa Prian. “Pada tubuh korban tidak di temukan bekas pukulan atau benturan benda tumpul,” ujar Damus Asa.

Menurutnya dari sejumlah informaasi yang didapatkan dari pihak keluarga maupun masyarakat, AS Bin DE memiliki penyakit lambung (Maag kronis) yang sudah lama, “Korban pernah mengeluh kepada istri sering sakit pada ulu hatinya,” bebernya.

Dikatakan Damus, Salah satu tetangga korban Icah sehari sebelum kematian AS Bin DE pernah mendengar suara rintihan dari arah tepi seberang sungai. “Mendengar hal tersebut Icah langsung mendatangi tatangganya yang bernama Halidin, keduanya pun berangkat ke rumah AS Bin DE, dengan menggunakan senter Dan melihat wajah seseorang di tepi sebrang sungai. Atas kejadian tersebut Sdr. ICAH segera melaporkan hal ini ke Ketua RT setempat,” jelasnya.

“Ketika Anggota Polsek Muara Muntai di TKP mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, jenazah korban dipenuhi dengan semut hutan yang terlihat menggigiti jenazah korban, jenazah langsung dievakuasi dan dibawa menuju rumah sakit raja dayaku, Kota Bangun untuk dilakukan visum. Dugaan sementara korban meninggal dikarenakan sakit, karena kemarin korban sempat mengeluh kepada sang istri Muliani (Istri pertama korban) bahwa sakit di dadanya dan mempunyai riwayat sakit lambung (maag kronis),” terangnya.

Hendak menemui Istri Kedua

MM (Anak korban) menuturkan jika AS Bin DE yang tak lain adalah bapak kandungnya tersebut berencana bersama dengan dirinya ke wilayah akan Tenggarong, hal ini lantaran AS Bin DE akan menemui INTAN yang tak lain adalah istri keduanya yang selama ini menetap di wilayah di Berau.

“Korban menghindar dengan cara lewat sungai menggunakan perahu sedangkan, anaknya menunggu di darat, namun setelah menunggu sekitar 1 jam AS Bin DE (Bapaknya) tak tampak batang hidungnya, ternyata diketahui korban sudah meninggal dunia di tepi seberang sungai,” tutup Damus. (*)

Penulis : Zab

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Kukar