TRENDING

50 Pelaku Usaha Di Samarinda Ikuti Temu Usaha

Ali Fitri: Kekuatan Ekonomi Kita Ada Pada Pelaku Usaha

Advetorial - on 7/11/19 50 Pelaku Usaha Di Samarinda Ikuti Temu Usaha
Asisten Administari Umum Pemkota Samarinda Ali Fitri, saat berfose bersama dengan 50 pelaku usaha yang hadir dalam kegiatan Temu Usaha yang dihelat di Aula Rumah Jabatan Walikota (7/11/19) pagi -- www.kaltimnews.co / Foto: Kominfo Samarinda

 banner-pemkot-SAMARINDA-OK.

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Sebanyak 50 pelaku usaha yang hadir dalam kegiatan Temu Usaha yang dihelat di Aula Rumah Jabatan Walikota (7/11/19) pagi. Acara tersebut mengangkat tema “Usaha Kita Satukan Visi Demi Peningkatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Berdaya Saing Menuju Samarinda Sejahtera” dibuka oleh Asisten Administari Umum Pemkot Samarinda Ali Fitri.

Ali Fitri dalam sambutannya, menyambut baik kegiatan tersebut lantarankata dia dengan kegiatan seperti itu dapat meningkatkan ekonomi dan pemasaran dari sektor Usaha Kelas Menengah, Kecil, Mikro (UMKM) antar daerah.

“Temu Usaha ini dapat di manfaatkan untuk memfasilitasi kebutuhan UMKM serta membangun kemitraan antara Pemerintah Kota (Pemkot) dengan Pelaku Usaha. Kekuatan ekonomi kita ada pada pelaku usaha, tidak bisa lagi berharap besar dari Sember Daya Alam (SDA)” ungkap Ali Fitri.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda, pada bulan agustus 2019, terjadi inflasi sebesar 0,07 % dan tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 2,99%. Deflasi dan inflasi di Samarinda ini pengaruhi oleh peningkatan indeks harga pada 4 kelompok pengeluaran, selain itu penurunan indeks pada 2 kelompok pengeluaran dan 1 kelompok pengeluaran yang tidak mengalami perubahan.

“Peningkatan indeks harga tertinggi terjadi pada kelompok sandang sebesar 0,36%, diikuti oleh kelompok makanan, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,21% kemudian kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,91% serta kelompok kesehatan sebesar 0,09%. Sementara Penurunan indeks harga terjadi pada kelompok bahan makanan yaitu sebesar -1,19% dan diikuti oleh kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar-0,23%,” Jelasnya.

Ia mengatakan bahwa UMKM telah membuktikan peranan pentingnya dalam menjaga stabilitas Ekonomi di masyarkat.

“Mensinergikan berbagai program pembinaan industri dan perdagangan tentnunya perlu melibatkan semua stakeholder. Hal ini kata dia, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, perluasan kesempatan kerja dan berusaha mengurangi tingkat penganguran, mengentaskan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Samarinda” pungkas Ali Fitri. (*/Adv)

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Pemkot Samarinda