TRENDING

Sebulan, Polresta Samarinda Sita Ribuan Miras Berlebel

Juga Ikut Sita 120 liter miras oplosan

Hukum Kriminal - on 1/1/19 Sebulan, Polresta Samarinda Sita Ribuan Miras Berlebel
Wakapolresta Samarinda AKBP Dedi Agustono, (Tengah) Saat menggelar Siaran persnya di halaman polresta Samarinda

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Ribuan botol miras bermerek berhasil disita pihak polresta Samarinda, Ribuan Miras tersebut merupakan tangkapan dalam sebulan terakhir, selain miras bermerek pihak polresta samarinda juga ikut menjita 120 liter miras oplosan, yang didatangkan dari Pulau Jawa. Tiga orang yang menjadi pelaku kini diringkus dan dijebloskan ke penjara.

Demikian yang diungkapkan Wakapolresta Samarinda, AKBP Dedi Agustono, Saat menggelar Siaran persnya di halaman polresta Samarinda Kamis (3/5/2018) Siang.

"Ada 3.600 botol miras pabrikan, dan 120 liter miras oplosan," ungkap AKBP Dedi Agustono. Ribuan botol miras yang didatangkan dari negara China itu, diketahui tidak punya izin resmi untuk diperjualbelikan di Samarinda. "Sementara terkait soal izin edar. Sedangkan miras oplosan itu jenis ciu, tuak dan cap tikus. Miras oplosan ini dikirim dari Jawa, menggunakan kapal," tambah Dedi.

Dedi menerangkan, ribuan botol miras dan miras oplosan itu, disita dari 2 lokasi di kawasan Samarinda Seberang dan 1 lokasi di kawasan Samarinda Ulu untuk penyitaan miras oplosan.

"Penyitaan itu, berasal dari informasi masyarakat. Jadi semua ada 3 tersangka, pengungkapan dari Satuan Reskoba dan Polsek-polsek. Kita jagalah, jangan sampai ada korban soal miras ini," ujar Dedi.

Wakasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Ida Bagus Kade menambahkan, begitu turun dari kapal, miras itu langsung disita. "Miras oplosan itu dari Jawa, dalam bentuk kemasan jeriken, kemudian dijual per botol," terang Bagus Kade.

"Dijual per botol 40-50 ribu per botol (air mineral kemasan 1,5 liter). Sasaran penjualan miras oplosan itu adalah warga biasa," tambah Bagus Kade.

Selain soal miras oplosan, Polresta Samarinda juga merilis kasus penyalahgunaan narkotika. Di bulan April 2018, disita 4.747,98 gram sabu, dari 28 laporan polisi. Ada 36 tersangka dari ribuan gram sabu itu.

"Kami juga sita barang bukti 544 butir inek. Yang jelas, dari rangkaian kasus menonjol selama April, kita masih terus kembangkan," timpal Dedi. (*)

 

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Polresta Samarinda