TRENDING

Masih Soal Hibah Kejati, LLitBang Tanyakan Detilnya ke PUPR

PUPR : Ada Hibah Barang, Bukan 90M

Kaltim - on 20/1/20 Masih Soal Hibah Kejati, LLitBang Tanyakan Detilnya ke PUPR
Tak bertemu Kadis PUPR, LLitbang diarahkan untuk menjadwalkan pertemuan dengan PUPR -- www.kaltimnews.co / foro : Ahmadi

KALTIMNEWS.CO, Samarinda - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Lingkaran Penelitian dan Pengembangan (LLitBang) melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Dinas PUPR Kaltim Jl. Tengkawang, Senin (20/01/2020) pukul 10.00 wita.

Kedatangan itu, mempertanyakan beberapa hal terkait pemberian hibah Pemprov Kaltim ke Kejati Kaltim yang merupakan lembaga vertikal dari tahun ke tahun sejak 2017.

Korlap aksi, Sukirman dalam orasinya mengatakan, pemberian hibah yang secara terus menerus ke Kejati kaltim dianggap kurang memenuhi asas manfaat dan asas keadilan, karena masih masih banyak infrastruktur yang butuh penanganan. “Utamanya jalan-jalan di perbatasan dan daerah tertinggal, serta fasilitas pendidikan di Kaltim yang masih minim,” katanya.

LLitBang juga membagikan selebaran yang berisi tuntutan merepa pada para warga yang melintas. Isi dari tuntutan mereka adalah, pertama, mendesak pihak Dinas PUPR Kaltim agar transfaran mengenai pembangunan gedung di kejaksaan yang berupa hibah bentuk barang. Mempertanyakan peruntukan dana hibah Kejati yang berjumlah 20 Miliar kemana peruntukannya. Kemudian, mendesak Dinas PUPR Kaltim agar mengedepankan asas manfaat dan asas keadilan dalam hal pembangunan,terutama yang berhubungan dengan instansi vertical. Terakhir, APBD Kaltim untuk pembangunan infrastruktur kaltim, bukan untuk Kejati yang notabennya lembaga vertikal.

Perwakilan LLitBang diterima oleh Kabid Umum Dinas PUPR Kaltim, Abdurahman. Ia mengatakan memang ada pemberian hibah berupa barang di tahun 2017 yang serah terimanya 2018, namun terkait pernyataan Plt. Sekda Prov Kaltim pada saat itu Melliana, yang kini dipertanyakan mahasiswa, Abdurahman mengatakan tidak ada hibah senilai 90 M yang dikerjakan dinas PUPR kaltim ke kejati Kaltim.

Abdurahman juga mengatakan karena Kadis PUPR Kaltim sedang melakukan RDP dengan DPRD Kaltim, Ia menyarankan kepada LLitBang untuk menyurati Dinas PUPR untuk jadwal pertemuan langsung dengan Kadis PUPR agar apa yang menjadi tuntutan dan pertanyaan bisa terjawab. (*/amd)

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Samarinda