TRENDING

Warga Desa Loa Duri Bentuk KIM

Pakai Jargon ‘#Gakpakenanti’, KIM Sasar Pengembangan Potensi SDM dan Wilayah se-Kukar

Daerah - on 21/1/20 Warga Desa Loa Duri  Bentuk KIM
'#gakpakenanti' KIM Kukar kini bertambah dengan dibentuknya KIM Desa Loa Duri, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara -- www.kaltimnews.co / foto : IST

KALTIMNEWS.CO, Loa Janan - Mewujudkan masyarakat yang aktif, peduli, peka dan memahami informasi, sejumlah mahasiswa Unikarta yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Desa Loa Duri, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, ikut berperan serta mengembangkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Senin (20/01/2020) siang.

Salah satu mahasiswa yang juga penggagasnya, Imam mengatakan, kegiatan ini bermuara agar nantinya KIM dapat mengasah interaksi sesama anggota. Sehingga masyarakat dapat lebih cerdas memilah informasi baik bagi kepentingan pribadi, kelompok, bahkan masyarakat luas.

Terlaksana atas inisiatif warga bersama dengan mahasiswa KKN Unikarta dan Pemerintahan Desa Loa Duri Ulu, mereka berharapa lewat KIM, upaya pemberdayaan melalui pemanfaatan dan pengelolaan Informasi menjadi salah satu hal yang produktif yang berdampak nilai ekonomis.

“Peran KIM ternyata sangat luas, utamanya dalam mengemas informasi guna yang diharapkan dapat lebih mendorong kemajuan desa. Wajib kita dukung perkembangannya,” tuturnya.

Ia juga terkesan KIM Kukar tengah bergeliat meski belum mendapat anggaran tetap dari pemerintah. Menyasar kemandirian modern dengan menggunakan teknologi tepat guna berbungkus kearifan local, KIM Kukar bahkan telah menetapkan jargon dengan makna penuh semangat ; “#gakpakenanti”.

“Operasionalnya dibuat lintas online. Juga memanfaatkan jejaring sosial. Terkoneksi dengan sederet program smart. Bisa bertukar informasi, program, bahkas diskusi pengembangan potensi dan wilayah lintas KIM di setiap desa dan kecamatan se-Kukar,” sebutnya.

Sementara itu Sekretaris Desa Loa Duri, Maisyiah mengapresiasi kegiatan yang diprakarsai mahasiswa KKN Unikarta tersebut. Terlebih saat mengetahui jika kegiatan itu terlaksana murni tanpa ada anggaran khusus dari pemerintah.

“Sangat kami apresiasi. Harapan tentunya, dengan keberadaan KIM di desa ini, para pemuda atau kaum millennial dapat membantu mengangkat potensi produk UKM dan potensi wisata melalui pengelolaan informasi yang tepat,” harapnya.

Diketahui, KIM merupakan salah satu program unggulan Kominfo Kukar yang diplot menjadi salah satu program yang bersinergi langsung dengan program Smart City Kukar. Program yang tengah gencar dipersiapkan oleh Pemkab Kukar untuk mendukung peningkatan SDM, efektifitas pemerintahan dan pengembangan wilayah menyambut posisi penting Kukar sebagai salah satu daerah pendukung Ibu Kota Negara (IKN) baru nanti. (*)

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Kukar