TRENDING

Materi Utama Rakor Bapenda Besok: Strategi Optimalisasi PAD Era Digital

Sekaligus Evaluasi & Mencari Solusi Hambatan

Kaltim - on 22/1/20 Materi Utama Rakor Bapenda Besok: Strategi Optimalisasi PAD Era Digital
Kepala Bapenda Samarinda Hermanus Barus -- www.kaltimnews.co / foto : IST

KALTIMNEWS.CO, Samarinda - Rapat Koordinasi (Rakor) Bapenda se-Kaltim bertema Optimalisasi pengelolaan PAD melalui Sinergisitas Kab/Kota digelar di ruang rapat utama Balaikota Samarinda, Kamis (23/1/2020) besok.

Lewat siaran pers-nya, Kepala Bapenda Samarinda Hermanus Barus mengatakan Penerimaan PAD merupakan tantangan bagi pemerintah daerah sebagai sumber pendapatan yang potensial. “Bapenda se-Kaltim segera focus menyelesaikan berbagai persoalan secara komprehensif terkait dengan pengelolaan PAD,” ucapnya.

Terselenggaranya rakor ini berdasarkan hasil kesepakatan bersama seluruh Bapenda se-Kaltim melalui Forum Koordinasi Bapenda Kabupaten/Kota se-Kaltim.

Rakor juga bertujuan mendapatkan informasi tentang kebijakan pemerintah maupun regulasi terkini. Juga, evaluasi masing-masing kabupaten kota yang telah melakukan kesepakatan dan kerjasama terpadu antar instansi terkait yang merumuskan langkah-langkah pemikiran bermanfaat dalam rangka penerimaan PAD.

Untuk menyamakan persepsi dan membangun kesepahaman antar pemerintah Kabupaten/Kota se Kaltim, selain Bapenda Prov Kaltim, rakor yang digelar sehari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA itu, akan dihadiri Lembaga/Instansi terkait dan Kanwil Direktorat Jenderah Pajak Kaltim, perwakilan Bapenda/BPPAKD Kab/Kota se Kaltim, Bapenda Prov. Kaltim, Direktur Eksekutif Center for Indonesian Taxation Analysis, Kepala Bapenda Bogor, Kanwil DJP Kaltim, KPP Pratama Samarinda, Kepala Kantor Pertanahan Samarinda dan Instansi terkait lainnya.

 “Kita akan membahas langkah pelaksanaan tugas intensifikasi dan ekstensifikasi penerimaan PAD meliputi kegiatan pendataan, penilaian, penagihan dan pengawasan penerimaan melalui teknologi elektronik,” jelas Hermanus.

Rakor juga mengevaluasi hambatan-hambatan yang dihadapi oleh masing-masing daerah. “Mencari solusi pemecahan terhadap berbagai permasalahan teknis maupun non teknis yang berkaitan dengan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi penerimaan PAD dan membuat strategi kebijakan optimalisasi PAD di era digital,” ucapnya. (*)

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Ekonomi