TRENDING

Pernah Jadi Honorer, Edi Janji Tak Sia-siakan Honorer Kukar

Belum ada Regulasi Resmi, Edi Harap 7000 Honorer Kukar Tak Cemas

Daerah - on 23/1/20 Pernah Jadi Honorer, Edi Janji Tak Sia-siakan Honorer Kukar
Dekat dengan semua kalangan, pernah jadi honorer, Edi Damansyah janji perjuangakan nasib ribuan honorer kukar -- www.kaltimnews.co / foto : IST

KALTIMNEWS.CO, Tenggarong – Isyu hangat nasional terkait rencana penghapusan tenaga honorer, mendapat perhatian besar dari Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah.  Mengawali karir juga sebagai honorer, Edi Damansyah sangat memahami seluk beluknya. Tak heran saat menmjabat menjadi orang nomor satu di Pemkab Kukar, kesejahteraan tenaga honorer, kerap jadi perhatiannya.

Ia juga memperjuangkan agar dalam eksistensinya, pegawai honorer di Kukar bisa mendapatkan penghasilan yang layak.

Perjuangan itu bahkan telah dilakukannya saat menjabat sebagai Sekkab Kukar. Ia menjadi bagian mempertahankan tunjangan perbaikan pegawai (TPP) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Begitu juga memperjuangkan agar THL di Kukar tetap menjadi bagian dari aset Pemkab Kukar.

Terbukti, belum lama ini Edi merealisasikan kenaikan gaji tenaga kesehatan di Kukar sesuai regulasi. Utamanya yang bertugas di pelosok kecamatan di Kukar.

“Saya dulunya juga honorer. Saya tahu betul bagaimana rasanya. Saya pastikan sebanyak 7.000 honorer di Kukar akan saya perjuangkan. Mereka ini punya keluarga yang pantas buat diperjuangkan,” ujar Edi Damansyah.

Terkait wacana penghapusan tenaga honorer itu, Edi berharap hal itu jangan dicemaskan. Ia memastikan, hingga saat ini tidak ada satu pun surat resmi atau regulasi yang disampaikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, terkait THL tersebut.

“Kebijakan yang akan kita buat pasti berpihak kepada mereka (honorer). Kita tunggu saja regulasi pastinya,” jelasnya. (*)

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Kukar