TRENDING

4 Hari Buron Pelaku Pemukulan di Masjid, Akhirnya diBekuk Polresta Samarinda

Sempat Berpinda- pindah ke belbagai daerah

Hukum Kriminal - on 2/1/19 4 Hari Buron Pelaku Pemukulan di Masjid, Akhirnya diBekuk Polresta Samarinda
Pelaku Pemukulan (diblur) tidak bias berkutik saat dirinya digelandang ke makpolresta Samarinda (Foto: Istimewa)

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Setelah sebelumnya sempat melarikan diri dari pengejaran pihak kepolisian Resort Samarinda Pelaku Dugaan Tindak pidana penganiayaan yang berinisial MJ (45), Akhirnya di bekuk oleh aparat Reskrim Polresta Samarinda.

Pelaku di ringkus di Kediamannya kampung Bangsal Hutan Kecamatan Sanga sanga kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sekira Pukul 14.00 Wita Rabu, (2/1/2019).

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono SIK yang dihubungi melalui Telepon selulernya mengatakan, MJ melancarkan Aksinya kepada korban Merrisa Ayu Ningrum, di masjid Al Istiqomah Jl. P.Antasari Samarinda, 29 Desember 2018 lalu, dengan motif ingin menggasak duit korban untuk digunakan pada saat malam pergantian tahun.

“Sejauh ini motif utama pelaku adalah Ekonomi, bukan Sara dan tidak ada kaitannya dengan Agama,” ungkap Sudarsono.

Lebih jauh Sudarsono mengungkapakan jika selama Buron Pelaku berpindah pindah tempat, Seperti sanga-sanga, yang kemudian ke Kebalikpapan dan ke-Kutim. “Di Balikpapan pelaku sempat merayakan Tahun Baru, dan sehari setelahnya pelaku kemudian pindah Kekutim, dari Kutim Pelaku kembali ke sanga-sanga kerumahnya untuk menemui istri dan kedua anak tirinya,” Jelasnya.

Dikatakan Sudarsono, dalam membekuk pelaku, pihaknya melalukan pengintaian selama 4 hari diareal kediaman pelaku. “4 hari personil kami mengintai lokasi kediaman pelaku, dan hari ini pengintaian panjang tersebut membuahkan hasil, pelaku sudah kami bekuk,” terang Sudarsono.

MJ ditetapkan menjadi pelaku Penganiayaan Berdasarkan LP/811/XII/2018/kaltim/resta SMD tanggal 29 Desember 2018 tentang dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap korbannya Merrisa Ayu Ningrum yang kala itu hendak melaksanakan sholat di Mesjid di masjid Al Istiqomah Jl. P.Antasari Samarinda. Pelaku memukul kepala korban dengann Balok ukuran 5 x7 dengan panjang 1 Meter, saat korban melakukan sholat, Jumat (28/12/2018) Sore. pelaku memukul bagian belakang kepala korban hingga korban terjatuh, beruntung ketika itu korban masih sadar dan sontak teriak meminta tolong hingga Sukirman yang tak lain merupakan Pengurus Masjid tersebut datang untuk menolong korban.

Sementara itu dari pengakuakn pelaku jika dirinya melakukan pemukulan terhadap korban saat sholat tak lain untuk mengambil tas milik korban yang berada di depan korban saat sholat. “Namun tidak berhasil lantaran korban langsung teriak minta tolong,” singkatnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya Pelaku digelandang ke mapolresta Samarinda, hingga kini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak yang berwajib.(*)

 

 

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Polresta Samarinda