TRENDING

Anggota DPRD Kukar ini bagikan 3 Ribu Sembako kepada warga Terdampak Covid-19

H Rendi Solihin: Lupakan Tahun Politik Saatnya Saling Betulungan

Daerah - on 6/4/20 Anggota DPRD Kukar ini bagikan 3 Ribu Sembako kepada warga Terdampak Covid-19
Anggota DPRD Kukar H Rendi Solihin saat membagikan sembako kepada warga yang terdampak Covid-19 -- www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Kukar – Sikap gotong royong terus diperlihatkan warga Indonesia dalam menghadapi pendemi Covid-19. H Rendi Solihin misalnya, Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) ini mengaku telah menyiapkan 3 ribu paket sembako untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 di bumi Kota Raja itu.

“Sebenarnya hal ini rutin kami lakukan setiap tahun untuk masyarakat menjelang ramadhan, namun karena momen ini bertepatan dengan musibah covid 19 kami percepat dan kami perluas. Mengingat terdapat banyak sekali masyarakat yang terdampak secara ekonomi, khususnya mereka yang bekerja dengan sistem gaji harian, penghasilannya berkurang drastis,” ujar Anggota Dewan dari Fraksi Golkar ini, kepada kaltimnews.co Minggu, (5/4/2020) malam.

Selain masyarakat para pengemudi Ojek Online (Ojol) Kukar menurutnya juga akan turut mendapatkan bantuan serupa.

“3 ribu paket ini nanti akan di bagikan di beberapa titik, dan sedang disiapkan secara tekhnis oleh teman-teman agar sesuai dengan arahan pemerintah menghindari kerumunan, begitu juga untuk teman-teman pengemudi Ojol,” terangnya.

Dirinya menyebut 3 ribu bantuan sembako yang akan dibagikan tersebut merupakan hasil dari gaji yang ia sisihkan dibeberapa bulan sebelumnya. "Hal ini juga tercapai dengan menyisihkan beberapa bulan gaji saya selama di legeslatif,” bebernya.

Menurutnya membantu sesama bukanlah semata lewat jalur donasi seperti yang ia lakukan saat ini, melainkan dengan mengikuti aturan pemerintah untuk tetap tinggal dirumah dan menjaga jarak alias social distancing juga salah satu cara membantu warga.

“Banyak hal yang bisa dikategorikan membantu, salah satunya dengan membantu secara materil, namun dengan tinggal dirumah aja, serta menjaga jarak, tidak berkumpul banyak orang, juga merupakan salah satu cara membantu warga agar bisa memutus mata rantai Covid-19 ini,” terangnya.

Terkait kegiatannya di momen tahun politik, dibantah oleh pria kelahiran Bone, 9 November 1989 silam ini, menurutnya aksi social yang dilakukannya itu bukan untuk mencari panggung politik melainkan memang merupakan bentuk dukungan moril bagi warga yang yang terdampak Covid-19

“Kalau tahun politik iya, tapi itu urusan belakangan, yang ada adalah ini urusan warga yang harus segera diperhatikan, oleh karena itu saya mengajak kepada semua tokoh masyarakat untuk saling support khususnya membantu masyarakat terdampak, sudah saatnya kita menerapkan Betulungan Etam Bisa jangan hanya semboyan, mari kita bergotongroyong agar beban masyarakat dapat berkurang,” terang Ketua Komisi II DPRD Kukar ini.

“Saya berharap semoga wabah ini segera berlalu, dan saya yakin dengan konsep gotong royong mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap tinggal dirumah, laksanakan pola hidup bersih, dengan semua itu saya yakin dan percaya kita bisa bersama bisa dengan segera memutus rantai penyebaran virus Covid-19, dan situasi yang kita rindukan bersama dapat kembali terwujud,”imbuhnya (*).

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Kukar