TRENDING

Aksi Peduli,,,BPHP XI Ikut Serta Rawat Sungai Karang Mumus

Bantu Perjuangan Misman Kembalikan Fungsi Sungai Karang Mumus

Kaltim - on 28/1/19 Aksi Peduli,,,BPHP XI Ikut Serta Rawat Sungai Karang Mumus
BPHP XI bersama dengan Jurnalis Kaltim menanam Pohon di bantaran Sungai karang mumus (Foto: Istimewa)

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Bagi warga Kota Samarinda Sungai Karang Mumus mungkin sudah tidak asing lagi di telinga dan mata, anak Sungai Mahakam yang posisinya membelah kota Samarinda dibagian hilir hingga ke bagian Utara Kota Samarinda sepanjang 34,7 km dipandang memiliki nilai ekonomis tinggi untuk kehidupan ekosistem mulai manusia, tumbuhan, hewan, ikan.

Hanya saja belakangan kondisi Sungai Karang Mumus terutama dibagian hilir sudah sangat memprihatinkan, kondisi ini disebabkan oleh banyak faktor terutama perambahan dan permukiman warga,  bahkan tidak sedikit warga yang memanfaatkan keberadaan sungai ini sebagai tempat buang hajat, buang sampah dan berbagai hal lain yang berpotensi merusak ekosistem sungai

Tak heran dibagian hilir sungai, air mulai berubah warna bahkan timbul aroma tidak sedap. Ironisnya, ditengah kondisi seperti itu, air Sungai Karang Mumus masih dimanfaatkan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk menyuplai air bersih ke rumah warga.

Guna mengembalikan kondisi air sungai, penggiat sungai dibawah komando Misman yang notabene merupakan seorang mantan jurnalis, beberapa tahun terakhir ini mengabdikan hidupnya untuk mengembalikan fungsi sungai sebagai sumber kehidupan. Upaya tersebut dilakukan dengan berbagai cara mulai memungut sampah hingga penanaman kembali Sepadan Karang Mumus dengan berbagai pepohonan.

Upaya yang dilakukan Misman ini pun, cukup menarik perhatian berbagai Pihak termasuk diantaranya yakni Balai Pengelolah Hutan Produksi (BPHP XI) Samarinda. Jumat sore (25/01/2019) Rombongan BPHP XI Samarinda dipimpin langsung Kepala BPHP XI Samarinda, Roni Saefullah Burhani, bersama sejumlah media mendatangi lokasi penanaman tepi Sungai Karang Mumus yang berlokasi di bagian hulu sungai tepatnya di Desa Muang Ilir. Pada kegiatan aksi sosial pertama ini, sedikitnya ada 80 bibit tanaman kayu produktif mulai bibit mangga, kelengkeng, jambu dan bibit salam dibawa dan ditanam di sepanjang kiri kanan sungai.

Dalam kesempatannya, Roni Saefullah Burhani menyebut, tujuan kegiatan yakni untuk ikut berpartisipasi mengembalikan fungsi sungai sebagai sumber kehidupan, Sekaligus bentuk apresiasi terhadap komunitas Misman yang demikian getol berupaya melindungi sungai dari kerusakan.


 "Kami datang kesini bersama sejumlah Jurnalis Samarinda dengan membawa puluhan bibit tanaman kayu produktif sebagai bentuk partisipasi BPHP untuk menyelamatkan sungai sekaligus ikut berpartisipasi dengan penggiat sungai seperti yang sudah dilakukan Pak Misman dan kawan-kawannya, "papar Roni Saefullah Burhani didepan awak media.

Dirinya bahkan menyebut bahwa pihaknya akan menjadwalkan setidaknya sekali dalam sebulan untuk datang berkunjung ke Karang Mumus.  “Kami Dari BPHP XI Samarinda akan menjadwalkan sekali dalam sebulan untuk berkunjung ke tempat ini lagi, tujuannya agar melakukan perawatan pohon yang sudah ditanam, melakukan penyulaman maupun melakukan penanaman di blok lainnya,” katanya.

Terpisah, Pelopor Sekolah Sungai Karang Mumus, Misman mengaku jika selama ini dirinya telah menanam kurang lebih 8000 pohon sepanjang dua kilometer di kiri kanan sungai. Menurutnya Perjuangannnya dalam membangun kembali Karang Mumus tidak semudah membalikkan telapak tangan, banyak kendala yang harus dia hadapi, baik dari pemerintah maupun masyarakat, bahkan banyak yang mencibir akan usaha yang di lakukan. Namun demikian langkah peraih perhargaan Pemerhati Lingkungan Hidup 2019 dari Gubernur Kalimantan Timur ini tidak terhenti.

"Beberapa kendala yang dihadapi antara lain pemerintah belum melakukan pematokan daerah sepadan sungai dan masih banyaknya sepadan sungai yang dikuasai oleh masyarakat, perlu sosialisasi dan aksi nyata untuk membangun kembali Hutan Karang Mumus ini" ungkap Misman. (*)

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Daerah