TRENDING

Wakapolresta Samarinda,AKBP Dedi Agustono Mengaku Miris Melihat Kondisi Maimunah.

Rumah Nyaris Roboh, Anak Simata Wayang Alami Gangguan Jiwa.

Advetorial - on 8/2/19 Wakapolresta Samarinda,AKBP Dedi Agustono Mengaku Miris Melihat Kondisi Maimunah.
Wakapolresta Samarinda AKBP Dedi Agustono (Empat Kanan) didampingi PJU Lingkup Polresta Samarinda, Seperti, Kabagsumda Kompol Usman, Kabagren Kompol Darsono, Kasat binmas Kompol Maryono, Kasat Sabhara Kompol Hari Widodo dan Kasihumas Ipda Danovan, dan Kapolsek Sei Pinang Kompol Nono jajaran nya, Wakapolresta Samarinda, AKBP Dedi Agustono dan Rombongan saat menjenguk serta memberikan bantuan sembako kepada Maimunah. (Foto: Humas Polresta Samarinda)

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Sejumlah warga jalan Pemuda III Rt.05 Kelurahan Sei Pinang, nampak heran melihat sosok perwira berpangkat dua melati bersama dengan rombongan menuju ke salah-satu rumah yang nyaris runtuh yang belakangan disudut Gang, Jumat (8/2/2019) siang.

Rumah yang tak layak huni yang belakangan diketahui merupakan milik Maimunah (56) ini, memang menjadi sasaran pemberian bantuan oleh pihak Polresta Samarinda yang kali ini dikomandoi oleh Wakapolresta Samarinda, AKBP Dedi Agustono.

Dilokasi ini, AKBP Dedi Agustono dikejutkandengan sambutan Amad yang nampak berperangai aneh di depan rumah Maimunah. Amad merupakan anak Maimunah yang mengalami gangguan jiwa, namun lantaran ketidak mampuan biaya Amad oleh Maimunah di rawat didalam gubuk yang hampir runtuh tersebut. Maimunah sendiri merupakan janda yang sehari harinya berprofesi sebagai tukang pijat keliling di daerah tersebut.

Wakapolresta Samarinda,AKBP Dedi Agustono Mengaku Miris Melihat Kondisi Maimunah.

Wakapolresta Samarinda,AKBP Dedi Agustono Mengaku Miris Melihat Kondisi Maimuna (Foto:Istimewa)

Dari pekerjaannya itu, Maimunah berusaha tegar dan terus berjuan guna menghidupi keluarga yang dia miliki pasalnya dirinya sadar bahwa hanya dirinya yang menjadi tulng punggung keluarga, walaupun dirinya sebetulanya sadar dengan kondisi fisik yang alaminya sudah menurun, ditambah lagi dengan penghasilan yang bisa disebut sepeti senin-kamis.

“Setiap harinya saya bekerja sebagai tukang pijat keliling bagi warga sini, kadang dapat orang yang ingin dipijat, namun kadang tidak. Jika dapat Rezeki saya langsung membelikan bahan makanan, untuk kebutuhan keluarga,” Ujar Maimunah.

Kondisi keluarga Maimunah ini, Menyita perhatian public Jajaran Polresta Samarinda. Dengan didampingi PJU Lingkup Polresta Samarinda, Seperti, Kabagsumda Kompol Usman, Kabagren Kompol Darsono, Kasat binmas Kompol Maryono, Kasat Sabhara Kompol Hari Widodo dan Kasihumas Ipda Danovan, dan Kapolsek Sei Pinang Kompol Nono jajaran nya, Wakapolresta Samarinda, AKBP Dedi Agustono  dan Rombongan ini datang bertandang ke kediaman Maimunah dengan membawa bantuan berupa Sembilan bahan pokok (sembako).

“Saya terus terang merisi sekaligus perihatin melihat kondisi ibu Maimunah ini, saya tidak bisa mengatakan bagaimana tegarnya seorang ibu yang harus berjuang seorang diri untuk menghidupi keluarganya, ditengah kehimpitan ekonomi yang dalami. Oleh karena itu hari ini, kami datang untuk setidaknya meringankan beban ekonomi ibu Maimunah ini,” ujar AKBP Dedi Agustono.

Dikatakan Dedi, kegiatan yang diakukan pihaknya tersebut merupakan bentuk kegiatan tali asih yang memang menjadi agenda rutin pihak Polresta Samarinda.

“Ini merupakan agenda rutin kami, setiap jumatnya kami melakukan kegiatan tali asih yang kalau di pihak kami disebut dengan kegiatan Jumat Berbagi, yang kami spesialkan kepada warga kurang mampu seperti ibu Maimunah ini,” jelas Dedi.(*)     

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Polresta Samarinda