TRENDING

Inilah 10 orang Calon Komisioner KPU Kaltim dinyatakan Lolosoleh Timsel

10 orang dinyatakan lolos CAT, 34 orang dinyatakan gugur

Kaltim - on 9/2/19 Inilah 10 orang Calon Komisioner KPU Kaltim dinyatakan Lolosoleh Timsel
Ketua Timsel, Prof Susilo (kanan) Saat menggelar konfrensi pers terkait 10 nama yang lolos untuk ikut dalam tahap seleksi berikutnya

KALTIMNEWS.CO, Samarinda – Sembilan orang dari empat puluh tiga calon anggota komisioner Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Timur (KPU Kaltim) berhasil lolos dari batas terendah (passing grade).

Hal tersebut disampaikan Ketua Timsel, Prof Susilo, yang ditemui awak medi di Kantor KPU Kaltim Jl Basuki Rahmat Jumat (8/2/2019) sore. Kesembilan nama yang lolos ini nantinya akan dimumkan secara resmi oleh KPU Kaltim Sabtu esok melalui portal resmi milik KPU.

“Dari 43 peserta yang mengikuti, hanya ada 9 orang yang dinyatakan lolos batas minimum terendah (passing grade) sebesar 60.00. sementara 34 peserta dinyatakan gugur. Nantinya ke Sembilan orang yang lulus nilainya 60 ke atas sudah otomatis berhak ikut tes psikologi," ujar Prof Susilo.

Seleksi ulang kali ke-dua ini, merupakan hasil keputusan setelah keluar surat dari KPU RI No : 98/PP.06-SD/05/KPU/1/2019 prihal pelaksanaan seleksi calon anggota KPU Kaltim periode 2019-2024 yang meminta timsel melakukan koreksi terhadap beberapa kesalahan petunjuk teknis dalam pelaksanaan Seleksi sebelumnya. Beberapa koreksinya yang dimaksud yakni, membatalkan pengumuman nomor 10/PP-06-Pu/64/Timsel/Provinsi/XI/2018 tentang penetapan calon anggota KPU Kaltim periode 2019-2024 yang berhak mengikuti tes psikologi. Sebelumnya, timsel meloloskan 27 nama dalam seleksi Computer Assisted Test (CAT), dan berhak mengikuti tes psikologi. Ternyata, setelah ditelaah lebih lanjut, terjadi kesalahan juknis oleh Timsel, dan hanya 6 orang saja memenuhi ambang batas nilai minimal 60. Seperti ; Ramaon Dearnov Saragih dengan nilai (67,43), Rudiansyah (65,10), Andi Sunandar (64,00), Mukhasan Ajib (63,73), Suardi (62,27), dan Mohamad Yuhdi (60,10). Namun kemudian Mohammad Yuhdi harus dinyatakan gugur saat mengikuti tes psikologi. Dengan demikian 5 nama lainnya berhak mengikuti tahap selanjutnya yakni tes kesehatan.

Lebih lanjut Susilo mengatakan peserta yang tidak tes  pada sebelumnya dapat mengikuti tes ulang, hal ini merujuk pada ketentuan pengumuman timsel no 02/PP.06-Pu/64/Timsel/Prov/I/2019. Yang menyebutkan peserta yang tidak lolos tes sebelumnya dapat mengikuti tes ulang.

“Jadi bukan hanya 9 nama yang yang sudah dinyatakan lolos seleksi CAT kali ke-dua saja yang berhak mengikuti tes psikologi. Akan tetapi satu peserta lainnya yakni Mohammad Yudhi akan ikut seleksi pada tes psikologi tahap ke-dua ini.  Sehingga totalnya, dengan demikian terdapat 10 orang yang berhak mengikuti tes psikologi nanti," ujarnya.

Untuk tes psikologi nanti, Timsel bekerjasama dengan pihak ke-tiga untuk penyediaan soal sampai teknis pelaksanaan tes seperti Himpunan Psikiater Seluruh Indonesia (Himpsi), Polda Kaltim, dan Cantika, yang kini semuanya sudah mengajukan penawaran.

"Ada tiga Vendor yang kami sepakti, yakni Polda, Cantika dan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi). Dari 3 akan dipilih satu, wewenang yang menentukan di Sekretariat KPU sabtu siang," jelas Susilo.

Untuk diketahui bersama ke10 nama yang mengikuti tes ini akan mengikuti selksi system gugur. Di sisi lain, masih ada 5 nama peserta lain, di seleksi tahap awal yang akan bersamaan mengikuti tes kesehatan dengan peserta dari seleksi ke-dua. Seleksi kesehatan rencananya berlangsung di rumah sakit tipe A, RSUD AW Syahranie Samarinda.

Nantinya, gabungan peserta seleksi kesehatan dari tahap satu dan dua yang lolos, akan disaring menjadi 10 nama saja untuk direkomendasikan ke KPU RI menjalani tes wawancara serta fit and proper test. Yang rencana diserahkan 24 Februari nanti. (*)

 

Berikut adalah nama-nama peserta yang lolos ke seleksi berikutnya :

Mohammad Syamsul Hadi (67,40)

Ifa Rosita (67,30)

Robby Maula (66,30)

Ahmad Noval (65,00)

Bambang Irawan (Kukar) (63,70)

Suwandi (63,30)

Saidi (63,20)

Fahmi Idris (63,10)

Sunawiyanto (61,90)

Mohamad Yuhdi (60,10)

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #KPU Kaltim