TRENDING

Daerah Penghasil Harusnya Bisa Mendapatkan Hasil SDA Yang Lebih

Gelaran Diskusi Publik Lingkar Mediasi

Nasional - on 17/2/19 Daerah Penghasil Harusnya Bisa Mendapatkan Hasil SDA Yang Lebih
Direktur Eksekutive Lingkar Mediasi, Budhi Hartono, memberikan keterangan Pers terkait acara yang digelar oleh pihaknya (foto/Arief Kaseng)

KALTIMNEWS.CO, SamarindaTema Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), Energi, Inrastruktur dan dan Lingkungan Hidup pada Debat Publik pasangan pasangan calon Presiden yang di laksanakan di hotel Sultan Jakarta, ternyata mendapat perhatian khusus bagi warga Kalimantan Timur (Kaltim), hal ini dianggap wajar lantaran Daerah ini terbilang bersentuhan langsung terkait tema yang diusung pada debat tersebut.

situasi Diskusi pulik Debat calon Presiden di Samarinda.

Situasi pelaksanaan diskusi Debat capres oleh Lingkar Mediasi (Foto:Istimewa)

Hal tersebut terlihat dengan kehangatan dan riuh nya suasana gelaran nonton bareng (Nobar) debat Capres yang diwarnai dengan Diskusi Publik yang digelar Lingkar Mediasi di Aston Samarinda Hotel & Convention, Samarinda, Minggu (17/2/2019) malam.

Suasana Kegiatan pelaksanaan Diskusi Publik yang digelar Lingkar Mediasi di salah saru Hotel Di Kota Samarinda (Foto/Arief kaseng)

Kepada media ini Direktur Eksekutive Lingkar Mediasi, Budhi Hartono, mengatakan jika kaltim memiliki kepentingan terkait dengan debat tersebut. Hal tersebut lebih kepada pembangunan lini sector mengingat kaltim memrupakan wilayah penghasil SDA di bumi Nusantara.

“Alasan kami membuat Diskusi debat ini lantaran beberpa hall, pertama kami melihat pembangunan yang dilakukan lebih kepada wilayah jawa saja, jarang ke Kaltim, Nah dengan adanya Diskusi seperti ini kami berharap nantinya suara ini bisa sampai ke masing masing kubu calon presiden, agar lebih memperioritaskan pembangina  di Kaltim,” Ujar Budhi.  

Turut hadir dalam acara ini yakni Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, dua tim pemenangan pasangan Calon wilayah Kaltim, Seperti Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Kaltim, Andi Harun Andi Harun, Perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) Kaltim, Rusman Yaqub serta sejumlah tokon penting lainnya.

Sementara itu Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Kaltim, Andi Harun mengungkapkan diskusi ini sangat bermanfaat. Pasalnya tema yang diangkat dalam debat nasional sangat sinergi dengan kondisi yang ada di Kaltim yaitu ketahanan pangan, infrastruktur, kebijakan energi, dan Sumber Daya Alam (SDA).

"Kita bisa menarik perspektif dari kepentingan Kaltim agar membumi. Kita harus lebih mendahulukan tata kelola SDA, energi, ketahanan pangan agar bermanfaat untuk Kaltim dan tidak hanya terpusat di Jawa dan Bali," ungkap Andi Harun.

Menurutnya, Kaltim sebagai daerah penghasil harusnya bisa mendapatkan hasil SDA yang lebih bermanfaat untuk kepentingan masyarakat seperti di sektor kesehatan dan pendidikan.

"Masyarakat penghasil SDA seperti Kaltim. PDRB nasional itu Rp 400-500 Triliun. Tapi kembali ke kaltim hanya Rp 28 Triliun. Ini mengakibatkan kita mengalami perlambatan dalam  kepentingan pembangunan untuk kepentingan rakyat langsung seperti pendidikan, kesehatan. Dan berpengaruh pada minimnya lapangan pekerjaan," tuturnya.

Sementara itu Perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) Kaltim, Rusman Yaqub sepakat diskusi dan nobar Lingkar Mediasi ini mampu membuka pandangan masyarakat Kaltim agar memilih Presiden yang turut memperjuangkan pembangunan di Kaltim.

"Sangat bermanfaat, kita bisa mengupas komentar di debat capres yang sesuai dengan kondisi di Kaltim. Artinya ini membukakan mata kita agar memilih Presiden yang peduli dengan situasi dan pembangunan di Kaltim," ujar Rusman. (*)

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Metro Samarinda