TRENDING

Ingin Tingkatkan Pemahaman KIM, Dinas Kominfo Kukar Akan Gelar Bimtek Bersama KIM di 7 Titik Kecamatan

Ingin KIM Menjadi Daya Gedor di 193 Desa, 44 Kelurahan, dari 18 Kecamatan di Kukar

Advetorial - on 10/8/20 Ingin Tingkatkan Pemahaman KIM, Dinas Kominfo Kukar Akan Gelar Bimtek Bersama KIM di 7 Titik Kecamatan
Staf Pengelolaan Komunikasi Publik (PKP) Diskominfo Kukar, Heriyanto, yang mewakili mewakili Kasi Sumber Daya Komunikasi Publik (SDKP) Dinas Kominfo Kukar, Hermawan, saat saat melakukan survey lapangan tentang rencana Bimtek yang akan dilakukan oleh Dinas Kominfo Kukar di sejumlah kecamatan -- www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

banner-agustus.

KALTIMNEWS.CO, Kukar – Peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sejatinya berfungsi sebagai katalisator untuk dinamisasi informasi di tingkat desa. Dengan kehadiran KIM ini diharapkan dapat menjadi daya gedor di 193 desa, 44 Kelurahan, dari 18 Kecamatan yang terdapat di Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim).

Atas dasar tersebut Dinas Komunikasi dan Informasi (Dinas Kominfo) Kukar, rencananya akan melaksanakan Koordinasi Bimtek KIM kepada salah sejumlah KIM di 7 Kecamatan berbeda dan salah satunya yakni KIM di wilayah Kecamatan Sanga-sanga.

Hal ini di tandai dengan hadirnya staf Pengelolaan Komunikasi Publik (PKP) Diskominfo Kukar, Heriyanto, yang mewakili mewakili Kasi Sumber Daya Komunikasi Publik (SDKP) Dinas Kominfo Kukar, Hermawan di Kantor Camat Sanga sanga. dalam pertemuan ini perwakilan Dinas Kominfo Kukar ini diterima  Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Sosial (Kessos) Kecamatan Sanga-Sanga, Nurdin, hadir pula dalam pertemuan tersebut sejumlah Anggota KIM Kota Djoeang Sanga-sanga.      

Dihubungi media ini Senin (10/8/2020) siang, Kasi Sumber Daya Komunikasi Publik (SDKP) Dinas Kominfo Kukar, Hermawan, mengatakan di era reformasi dan situasi informasi global sekarang ini, peran KIM kian diperlukan.

“Kondisi sebagian masyarakat yang belum memiliki kemampuan memadai untuk menelaah muatan informasi dengan baik. Hal itu disebabkan oleh faktor sosial (edukatif), ekonomis maupun kultural. Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) diharapkan menjadi sarana komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat langsung,” ujarnya.

Dirinya juga menyebutkan dengan hadirnya Bimtek tersebut nantinya para KIM dapat memahami atau menguasai teknis penulisan berita dan pemanfaatan media sosial untuk penyebarluasan informasi.

“Terkait materi masih kita sementara siapkan hingga sekarang ini, namun tentunya didalamnya ada materi terkait komunikasi, penulisan konten berita, termasuk tips dan trik pembuatan berita dan informasi yang baik, serta materi tambahan berupa desain grafis dan UMKM,” sebutnya.

Terkait waktu pelaksanaan Bimtek, Hermawan menyebutkan, jika hingga kini pihaknya belum menentukan jadwal yang tepat. Hal ini terkait situasi pendemi Covid-19. "Waktunya belum kita tentukan, ini masih sebatas rencana awal kami dalam menalarkan sejumlah pemahaman kepada KIM, karena pelaksanaannya akan digelar di 7 titik yang tersebr di berbagai kecamatan di Kukar," sebutnya.

"Namun sebagai langkah awal dari kegiatan ini, beberpa waktu yang lalu, kami sudah memerintahkan salah satu staf kami, untuk memantau sekaligus meminjam lokasi kegiatan diberbagai kecamatan dan salah satunya di Kecamatan Sanga-sanga," tambahnya. 

Dihubungi secara terspisah, Kasi Kessos Kecamatan Sanga-Sanga, Nurdin, menyambut baik gagasan dari Dinas Kominfo Kukar tersebut, menurutnya jika terealisasi rencana tersebut dapat menambah  ilmu penegtahuan para anggota KIM khususnya di wilayahnya,  "Kami berharap Bimtek ini bisa dilaksanakan hala ini dikeranakan dengan bimtek yang nantinya akan digelar tersebut setidaknya dapat menambah wawasan para anggota KIM tentang penggunaan media sosial, sehingga dengan bekal ini diharapkan KIM benar-benar mampu menjadi jembatan informasi bagi masyarakat," sebutnya.

Menurutnya KIM merupakan lembaga sosial komunitas pedesaan yang dibentuk oleh dari dan untuk masyarakat, yang secara mandiri dan kreatif mengelola dan memberdayakan informasi melalui teknologi informasi berbasis web dan sejenisnya.

"Tujuan utama KIM ini adalah untuk lebih meningkatkan wawasan dan nilai tambah kemasyarakatan, selain itu peran KIM ini nantinya dapat mengemas informasi dalam dunia usaha masyarakat dalam meningkatkan ekonomi sekitar,” tutupnya. (*)

Penulis : Arief

Editor : Redaksi Kaltimnews

TOPIK : #Kukar