23 Mahasiswa UGM Yogyakarta Gelar KKN di PPU

Berlangsung Selama 50 Hari Dengan Pendampingan Virtual  

Rubrik : Edukasi | Topik : Menuju Ibu Kota Negara | Terbit : 24 August 2020 - 20:40

23 Mahasiswa UGM Yogyakarta Gelar KKN di PPU
Penerimaan KKN Daring yang dilakukan melalui aplikasi zoom -- www.kaltimnews.co /Tim KKN PPM UGM Yogyakarta

KALTIMNEWS.CO, Penajam – Ditengah pendemi Covid-19 melanda sejumlah wilayah tidak membuat kegiatan perkuliahan tehenti, hal tersebut terlihat dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) yang dilakukan oleh 23 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, di dua wilayah yakni Kelurahan Tanjung Tengah, dan Desa Girimukti, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).

Kegiatan yang gelar secara daring tersebut berlangsung selama 50 hari yang dimulai sejak 29 Juni hingga 18 Agustus 2020 kemarin.

Kepada Kaltimnews.co, Koordninator KKN, Ilham Nawan Rasyid, mengatakan, wilayah PPU merupakan salah satu lokasi yang rencananya akan dijadikan Ibu Kota Negara (IKN) baru yang memiliki potensi bidang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan wisata pantai yang sangat tinggi.

“Tema yang diusung KKN ini yaitu Pengelolaan Potensi Wisata Pantai, UMKM, dan Pengolahan Hasil Kelapa, dan wilayah ini memiliki potensi yang sangat tinggi,” ujarnya.

Disebutkan Ilham, dikarenakan pendemi Covid-19, KKN tersebut dilakukan dengan pendampingan jarak jauh alias virtual.

“Walau KKN dilaksanakan secara daring proses KKN tetap berjalan sesuai dengan tujuan dari KKN-PPM, dan ini merupakan sebuah proses pengembangan diri mahasiswa dengan cara berkolaborasi langsung dengan masyarakat guna membangun negeri, meski ditengah pendemi Covid-19,” terangnya.

Menurutnya output dari KKN-PPM UGM periode dua ini bermacam-macam, mulai dari buku saku, video edukasi, peta hingga poster yang dapat digunakan untuk acuan pengembangan desa. “Hasilnya juga dikirimkan secara langsung ke pihak desa. Selain mengirimkan output kegiatan, KKN daring ini juga mengirimkan hand sanitizer bekerja sama dengan Departemen Teknik Kimia UGM untuk membantu penanganan Covid-19,” bebernya.

Terpisah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU melalui perwakilannya Bapelitbang Bidang Inovasi, Teknologi dan Pengkajian Peraturan, Kansip, mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh pihak UGM Yogyakarta tersebut, menurutnya meskipun dilakukan secara daring namun tetap memberikan dampak yang baik kepada masyarakat.

“Pelaksanaan KKN sistem Daring oleh Mahasiswa UGM ini merupakan sesuatu pengalaman yang baru sekaligus menjadi bagian dari Inovasi dari pelaksanaan KKN Mahasiswa, walaupun dengan  sistem dunia maya, akan tapi dapat menghasilkan sesuatu karya nyata yang dapat bermanfaat bagi masyarakat,  khususnya di desa Girimukti dan Kelurahan Tanjung Tengah pada khususnya  dan PPU pada umumnya,” ujarnya.

“Pemkab PPU menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Mahasiswa UGM dan segala pihak yang telah menyukseskan pelaksanakan KKN ini. Semoga hal ini dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan PPU yang Maju, Modern dan Religius dalam menyongsong IKN kedepannya,” tambahnya. (*)

  • Penulis : Arief
  • Editor : Redaksi Kaltimnews