Edi-Rendi Ingin Menang Memartabat Di Pilkada Kukar

Efri: Survei internal kita sudah mencapai 73 % lebih

Rubrik : Politik | Topik : Pilkada Serentak | Terbit : 20 September 2020 - 20:26

Edi-Rendi Ingin Menang Memartabat Di Pilkada Kukar
Tim pemenangan Edi- Rendi, Efri -- www.kaltimnews.co / Foto: Istimewa

KALTIMNEWS.CO, Kukar – Sejumlah Bakal Calon Kapala Daerah kini telah mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) masing-masing daerah, salah satunya di Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim). Di Wilayah yang dikenal dengan sebutan Kota Raja tersebut dipastikan hanya akan di ikuti oleh satu Pasangan Calon yakni Edi Damansyah dan Rendi Sholihin.

Meski berhadapan dengan kotak kosong namun kedua pasangan ini nampaknya tidak terlalu ingin jumawa, hal tersebut terlihat dari arahan Edi Damansyah atau yang akrab disapa Pak Daman kepada para tim pemenangannya.

“Semua tim pemenangan dan relawan bekerja dengan santun dan menyikapi perbedaan pilihan dengan bijak. Biasa dalam demokrasi menimbulkan riak, tapi yang terpenting adalah semangatnya sama yaitu Kukar untuk semua,” demikian yang disebutkan Pak Daman melalui Tim pemenangannya Efri kepada kaltimnews.co, Minggu (20/9/2020) sore.      

Menurutnya pihaknya akan terus bekerja guna memastikan kemenangan Edi-Rendi di setiap Tempat Pemilihan Suara (TPS).

“Kami selalu menghimbau kepada para pendukung dan relawan agar terus bekerja untuk memastikan kemenangan di setiap TPS yang ada. Masih ada sekitar 20 % yang belum menentukan pilihan, ini yang ingin kita harus rangkul,” sebutnya.

Dirinya menyebutkan jika sejauh ini pasangan Edi-Rendi masih unggul dalam survei internalnya.

“Alhamdulilah survei internal kita sudah mencapai 73 % lebih, kita targetkan suara pasangan Edi-Rendi mencapai 85 hingga 90 % disetiap TPS pada 9 Desember yang akan datang,” tegasnya.

Guna memuluskan jalan kedua pasangan ini kata dia, pihaknya kini sedang sibuk menjalin komunikasi politik dengan pasangan kandidat lainnya yang tidak lolos dalam fase pendaftaran di KPU Kukar yang lalu.

“Mohon doanyan agar semuanya lancar. Sekali lagi, pilkada ini hanya sebentar, tapi persahabatan itu selamanya. Jangan sampai karena hal ini, silaturahmi terputus, toh semuanya punya tujuan yang sama membangun Kukar untuk semua. Mudah-mudahan dengan silaturahmi tersebut dapat mendinginkan situasi. Apalagi yang mulia sultan sudah bertitah,” tutup Efri. (*)

  • Penulis : Arief
  • Editor : Redaksi Kaltimnews