KALTIMNEWS.CO – Suasana hangat dan padat warga mewarnai pelaksanaan buka puasa akbar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Samarinda bersama KKSS Kalimantan Timur yang digelar di Hall GOR Segiri, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda, Senin (16/3/2026) petang.
Sejak menjelang waktu berbuka, warga tampak memadati lokasi kegiatan. Para tamu undangan dan keluarga besar KKSS berdatangan silih berganti, menciptakan suasana penuh keakraban di bulan suci Ramadan.
Acara diawali dengan ceramah Ramadan yang disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur, KH Muhammad Rasyid. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, serta memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum pembinaan diri.
Usai ceramah, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana khidmat. Kebersamaan antarwarga Sulawesi Selatan di Kota Samarinda tampak begitu terasa dalam kegiatan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi keluarga besar KKSS di Kota Tepian.
Dalam sambutannya, Andi Harun menilai kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga kebersamaan dan harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
“Momentum Ramadan seperti ini sangat baik untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kebersamaan. Saya berharap warga KKSS terus menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat di Kota Samarinda,” ujarnya.
Ia juga menyinggung rencana pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) KKSS Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada 25–26 April 2026 mendatang. Menurutnya, Muswil tersebut akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi KKSS ke depan.
Andi Harun berharap pemimpin baru yang lahir dari proses Muswil nantinya benar-benar mampu membawa organisasi KKSS menjadi lebih baik.
“Pemimpin baru yang lahir dari Muswil nanti diharapkan merupakan pemimpin yang murni hadir untuk membangun KKSS menjadi organisasi yang lebih baik dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga berpesan agar proses Muswil ke depan dapat berjalan dengan baik dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Bugis-Makassar.
“Dalam proses Muswil nanti, saya berharap seluruh pihak tetap menjaga nilai-nilai budaya Bugis-Makassar seperti Mappatabe, Sipakatau, Sipakainge, dan Sipakalebbi, sehingga prosesnya berlangsung dengan penuh saling menghargai dan menjaga persaudaraan,” pesannya.
Lebih lanjut, Andi Harun menegaskan bahwa dirinya tidak akan memberikan dukungan kepada kandidat mana pun dalam Muswil KKSS mendatang.
“Saya dalam posisi netral, tidak mau memberikan dukungan kepada siapa pun. Kalau saya mendukung seseorang, itu sama saja saya menentang pesan leluhur kita,” tegasnya.
Ia pun meminta seluruh anggota KKSS untuk menentukan sendiri pemimpin yang dianggap paling layak tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.
“Saya berharap seluruh keluarga besar KKSS dapat memilih pemimpin terbaik berdasarkan musyawarah dan kebersamaan, tanpa ada intervensi dari pihak luar,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BPD KKSS Samarinda, H. Muslimin, mengatakan kegiatan buka puasa bersama tersebut menjadi wadah memperkuat solidaritas dan persaudaraan warga Sulawesi Selatan yang bermukim di Kota Samarinda.
“Momentum Ramadan ini tidak sekadar menjadi ajang berbuka dan beribadah, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah dan memperkokoh solidaritas warga KKSS di Benua Etam,” kata Muslimin.
Ia juga mengungkapkan bahwa jajaran pengurus KKSS sebelumnya telah menggelar rapat koordinasi guna mempersiapkan pelaksanaan Muswil KKSS Kaltim yang akan digelar pada April mendatang.
“Pertemuan itu menjadi bagian penting dari konsolidasi organisasi guna menentukan arah kepemimpinan serta program strategis KKSS Kaltim ke depan,” jelasnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) KKSS Kalimantan Timur dan LBH KKSS Kota Samarinda, yang diharapkan dapat memberikan pendampingan hukum bagi warga KKSS di wilayah Kalimantan Timur.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial keluarga besar KKSS kepada masyarakat.
Agenda kebersamaan tersebut kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah, menambah nuansa religius dalam kegiatan Safari Ramadan keluarga besar KKSS di Samarinda. (*/rif/kaltimnews.co)