Skip to content

Pemkab Berau Jadikan Batik Lokal Simbol Kebanggaan dan Ekonomi

Dipublikasikan: 07 Oct 2025, 15:00
ADVERTORIAL
Pemkab Berau Jadikan Batik Lokal Simbol Kebanggaan dan Ekonomi

KALTIMNEWS.CO, Semangat mencintai produk lokal kini semakin hidup di Bumi Batiwakkal. Salah satu kebanggaan yang tengah bersinar adalah batik khas Berau, karya anak daerah yang mengangkat kekayaan alam dan budaya lokal ke dalam motif elegan dan bernilai tinggi.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau di bawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih Mas terus berkomitmen menjadikan batik khas daerah bukan hanya sebagai pakaian seragam, melainkan juga identitas resmi dan simbol ekonomi kreatif masyarakat.

“Batik khas Berau adalah wujud kecintaan terhadap budaya kita sendiri. Saat masyarakat mengenakannya, mereka tidak hanya tampil berkelas, tetapi juga turut menjaga warisan dan menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Bupati Sri Juniarsih.

Sejak diterbitkannya Peraturan Bupati Nomor 43 Tahun 2021 tentang Pemanfaatan Batik Khas Daerah, penggunaan batik lokal kini semakin meluas di berbagai sektor. Mulai dari lingkungan pemerintahan, sekolah, hingga kegiatan masyarakat, batik khas Berau hadir sebagai simbol kebanggaan daerah.

Motif-motif batik Berau, yang telah mendapatkan hak cipta dari Kementerian Hukum dan HAM RI, menggambarkan filosofi kehidupan masyarakat pesisir, kekayaan laut, dan kearifan lokal yang menjadi ciri khas Bumi Batiwakkal.

Dari sisi ekonomi, keberadaan industri batik lokal terbukti memberikan peluang kerja baru bagi perempuan dan generasi muda, terutama di wilayah perkotaan dan pedesaan. Para perajin kini semakin aktif berinovasi, mengembangkan desain dan pewarnaan agar mampu bersaing di pasar nasional.

“Kami juga terus memperkuat pelatihan dan promosi agar perajin batik di Berau bisa berkembang dan mendapatkan pasar yang lebih luas,” tambah Sri Juniarsih.

Pemerintah daerah turut menggandeng pelaku industri kreatif dan sektor swasta untuk mendukung pemasaran batik Berau, baik melalui pameran, kegiatan budaya, maupun platform digital. Upaya ini diharapkan dapat menjadikan batik khas Berau sebagai produk unggulan daerah yang dikenal hingga ke tingkat nasional.

Selain menjadi produk budaya, batik khas Berau juga dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Dengan dukungan regulasi dan semangat kolaborasi semua pihak, Pemkab Berau optimistis batik lokal akan terus berkembang sebagai ikon kebanggaan dan sumber kesejahteraan masyarakat. “Mengenakan batik khas Berau bukan sekadar bergaya, tetapi juga bentuk nyata cinta terhadap daerah sendiri,” tutup Bupati Sri Juniarsih. (*)