Skip to content

DPRD Samarinda Ingatkan Bahaya Pelajar Bawa Motor Tanpa SIM

Dipublikasikan: 12 May 2026, 14:06
ADVERTORIAL
DPRD Samarinda Ingatkan Bahaya Pelajar Bawa Motor Tanpa SIM

KALTIMNEWS.CO – DPRD Kota Samarinda menilai persoalan utama dalam polemik kendaraan pelajar bukan semata soal lokasi penertiban, melainkan masih banyaknya siswa yang menggunakan sepeda motor meski belum cukup umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, mengatakan penggunaan kendaraan bermotor oleh pelajar tanpa SIM merupakan persoalan serius yang berkaitan langsung dengan keselamatan di jalan raya.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian bersama karena berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.

“Ini yang harus menjadi fokus utama. Keselamatan siswa jauh lebih penting dan perlu menjadi perhatian semua pihak,” ujarnya.

Viktor menilai pendekatan edukasi jauh lebih efektif dibanding penindakan langsung terhadap kendaraan yang diparkir di rumah warga. Ia mendorong adanya sosialisasi intensif kepada pelajar dan orang tua terkait aturan berkendara.

Menurutnya, edukasi dapat dilakukan melalui seminar keselamatan lalu lintas, forum diskusi di sekolah, hingga sosialisasi yang melibatkan kepolisian, Dinas Perhubungan, guru, dan wali murid.

“Kalau untuk mengedukasi siswa yang membawa motor tentu sah-sah saja. Karena ini menyangkut keselamatan mereka sendiri,” katanya.

DPRD Samarinda berharap seluruh pihak dapat membangun kesadaran bersama agar pelajar yang belum memenuhi syarat tidak menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya.

Selain mencegah pelanggaran aturan, langkah tersebut juga dinilai penting untuk menekan risiko kecelakaan yang melibatkan pelajar usia sekolah. (*/adv/rif/kaltimnews.co)