Skip to content

Andi Saharuddin Didorong Tuntaskan Jalan dan Drainase Rusak

Dipublikasikan: 13 Feb 2026, 16:55
Andi Saharuddin Didorong Tuntaskan Jalan dan Drainase Rusak

KALTIMNEWS.CO – Jalan yang berlubang dan drainase yang kerap meluap saat hujan deras kembali menjadi keluhan utama warga di kawasan Jalan Harun Nafsi, Kamis (12/2/2026). Aspirasi itu disampaikan langsung kepada Anggota DPRD Samarinda, Andi Saharuddin, dalam agenda serap aspirasi di daerah pemilihannya yang meliputi Samarinda Seberang, Loa Janan Ilir, dan Palaran.

Pertemuan yang dihadiri warga RT 17 dan RT 18 tersebut berlangsung hangat. Namun di balik suasana kekeluargaan, terselip keresahan yang sudah lama dirasakan masyarakat.

Salah satu perwakilan warga menyampaikan bahwa kondisi jalan di lingkungan mereka semakin memprihatinkan. Selain mengganggu aktivitas harian, kerusakan jalan juga dinilai membahayakan keselamatan, terutama saat musim hujan.

“Jalan di sini sudah lama butuh perhatian. Kalau hujan turun, genangan muncul karena drainase sering buntu. Kami berharap ini bisa jadi prioritas,” ujarnya.

Warga juga berharap agar aspirasi mereka tidak sekadar dicatat, tetapi benar-benar diperjuangkan hingga terealisasi. Mereka menaruh harapan kepada Andi Saharuddin sebagai wakil rakyat dari daerah tersebut.

Menanggapi keluhan itu, politisi Partai Golkar tersebut menegaskan komitmennya untuk membawa seluruh aspirasi warga ke meja parlemen.

“Saya pasti akan memperjuangkan semua aspirasi yang saya terima hari ini. Infrastruktur seperti jalan dan drainase ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Ini akan menjadi perhatian serius untuk diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD,” tegas Andi.

Ia juga menambahkan bahwa agenda serap aspirasi bukan sekadar formalitas, melainkan wadah untuk mendengar langsung persoalan riil di tengah masyarakat. Menurutnya, komunikasi dua arah seperti ini penting agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan warga.

Bagi masyarakat Jalan Harun Nafsi, harapan kini bertumpu pada tindak lanjut nyata. Mereka ingin akses jalan yang layak dan sistem drainase yang berfungsi baik, agar tak lagi dihantui genangan saat hujan mengguyur.
Aspirasi telah disampaikan, komitmen pun sudah ditegaskan. Kini warga menunggu langkah konkret agar keluhan mereka tidak kembali tenggelam bersama genangan air. (*)