KALTIMNEWS.CO – Suasana religius bercampur semangat kebersamaan mewarnai gelaran Festival Matedu Subuh yang digelar di kawasan Mangkupalas, Samarinda Seberang. Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Festival Matedu Subuh Kita Pererat Tali Silaturahmi dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah” ini diikuti puluhan peserta dari berbagai wilayah di Kota Samarinda hingga Kutai Kartanegara.
Festival yang telah menjadi agenda komunitas Restil tersebut kembali digelar secara meriah setelah sempat vakum selama beberapa tahun akibat pandemi Covid-19. Tahun ini menjadi penyelenggaraan ketiga sejak kegiatan tersebut pertama kali diinisiasi oleh para pemuda setempat.
Sebanyak 47 peserta ambil bagian dalam festival yang menampilkan kekompakan tim, iringan musik, dekorasi kreatif, serta nuansa keagamaan yang kental. Para peserta datang dari berbagai daerah, di antaranya Samarinda Seberang, wilayah Kota Samarinda, hingga Kabupaten Kutai Kartanegara.
Rute kegiatan dimulai dari Posko Area Restil Mangkupalas, kemudian melintasi sejumlah ruas jalan utama, yakni Jalan Mas Penghulu, Jalan Patimura, Gedung Komura, Tanjung Datu, Tanjung Aru, sebelum akhirnya kembali finis di kawasan Mangkupalas.
Ketua Panitia Festival Matedu Subuh, Kaisar, mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat silaturahmi sekaligus membangkitkan semangat kebersamaan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Festival ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan serta memperkuat nilai-nilai ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” ujar Kaisar.
Ia menambahkan, festival tersebut juga menyediakan total hadiah puluhan juta rupiah sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta yang menampilkan kreativitas terbaik.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, panitia bersama aparat keamanan menyiapkan 18 titik posko pengamanan di sepanjang rute kegiatan. Pengamanan melibatkan 36 personel kepolisian serta dukungan 10 personel Dinas Perhubungan Kota Samarinda.
Sementara itu, Ketua Restil Surya menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan festival tersebut, terutama karena kegiatan ini digagas oleh para junior di komunitas Restil.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena menjadi ruang positif bagi anak-anak muda untuk berkreativitas sekaligus menjaga nilai kebersamaan dan religiusitas di lingkungan masyarakat,” katanya.
Festival ini juga mendapat perhatian dari unsur pemerintah dan tokoh masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Camat Samarinda Seberang Syamsul Alam, Kapolsek Samarinda Seberang, Danramil Samarinda Seberang, Lurah Kelurahan Mesjid, serta anggota DPRD Samarinda Andi Saharuddin.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Saharuddin mengapresiasi inisiatif para pemuda yang mampu menggelar kegiatan positif yang melibatkan masyarakat luas.
“Kegiatan seperti ini sangat baik karena mampu memperkuat persatuan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, festival tersebut juga memberikan dampak positif bagi generasi muda, khususnya bagi komunitas Restil.
“Ini menjadi wadah kegiatan positif bagi anak muda, khususnya anak-anak Restil, baik selama bulan Ramadan maupun setelah Ramadan,” tambahnya.
Festival Matedu Subuh tahun ini juga mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, di antaranya JNT Cargo, 2 Nur, Esse, ABD, AMI Media, JS Pro, Fitri Hanan, WS, MH Studio, IL Production, serta UD Dhezenen Pratama.
Dengan antusiasme peserta serta dukungan berbagai pihak, Festival Matedu Subuh di Mangkupalas diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang mampu mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Samarinda. (/Rif/Kaltimnews.co)